loading...

Sabtu, 11 Juli 2020

wanita banting alquran di makassar magister psikologi | Makassar Info Berita Terbaru


Makassar - Ince Nikmatullah, wanita pelempar dan bahkan hendak merobek Alquran yang viral di media sosial, dijerat pasal 156 a KUHPidana, tentang penistaan agama. Perempuan berusia 40 tahun tersebut, ternyata lulusan magister atau pendidikan strata (S2) jurusan Psikolog.

Dia sebenarnya berpendidikan, alumni jurusan psikologi. Bahkan S2-nya juga diambil psikologi di salah satu kampus di Kota Makassar.

Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Kadarislam mengatakan, pelaku penistaan agama dengan melempar Alquran sebenarnya berpendidikan tinggi. Namun, karena ia tidak bisa mengontrol emosinya, sehingga terpaksa berurusan dengan hukum.

"Dia sebenarnya berpendidikan, alumni jurusan psikologi. Bahkan S2-nya juga diambil psikologi di salah satu kampus di Kota Makassar," kata Kadarislam kepada Tagar, Sabtu 11 Juli 2020.

Lanjut Kadarislam, tersangka Ince Nikmatullah ini merupakan konsultan depelover. Dia juga beragam islam. Tapi dengan melihat perbuatannya itu, sehingga penyidik juga akan melakukan pemeriksaan kejiwaan dari Ince. Hal ini dilakukan untuk melengkapi berkas perkara tersangka untuk dilimpahkan ke Kejaksaan.

"Saat ini dalam proses pemberkasan, karena beberapa saksi susah dilakukan pemeriksaan. Dan untuk selanjutnya, kami akan memeriksa kejiwaan dari tersangka sendiri," ucapnya.

Sebelumnya, Kapolda Sulsel, Irjen Mas Guntur Laupe mengatakan, berdasarkan pengakuan tersangka, jika ia melakukan pelemparan dan hendak merobek Alquran lantaran emosi dan kesal kepada sekelompok warga yang kerap bermain judi domino didekat rumahnya di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Wajo, Makassar.

Menurutnya, sekelompok pria yang kerap main judi itu, menuding Ince suka melapor ke polisi terkait aktivitas mereka. Karena merasa kesal dituding tanpa bukti itu, sehingga Ince geram.

"Ada warga kerap main domino didekat rumah pelaku. Sehingga ia merasa terusik dan emosi. Karena tidak tahan lagi, sehingga dia langsung melemparkan Alquran kepada warga, bahkan ia juga sempat membanting meja," kata Guntur saat jumpa pers di Polres Pelabuhan Makassar, Jumat 10 Juli 2020.

Usai ditangkap polisi, Ince Nikmatullah, wanita pelempar Al-Quran yang viral di media sosial Makassar itu, hanya bisa terdiam dan menangis, ia menyesali perbuatannya. Wanita berumur 40 tahun itu, mengaku melempar Alquran karena kesal dan emosi adanya warga yang kerap main domino didekat rumahnya.

Dihadapan petugas, Ince Nikmatullah meminta maaf kepada masyarakat Makassar, khususnya untuk umat muslim dengan perbuatannya itu. Ia mengaku khilaf dan siap bertanggung jawab serta menjalani proses hukum.

"Saya mohon maaf, khilaf. Saya tidak sengaja, spontan ambil Alquran. Tidak ada maksud untuk menghina agama Islam. Saya siap jalani hukuman atas perbuatan saya," ucapnya sambil terisak-isak.

Berita terkait:

Berita terkait



Sumber : Tagar.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...