loading...

Senin, 06 Juli 2020

tambah enam pasien corona, bantul terbanyak di diy | Makassar Info Berita Terbaru


Bantul – Dalam dua hari terakhir terdapat penambahan sembilan pasien positif corona di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pada Senin, 7 Juli bertambah enam pasien dan sehari sebelumnya ada penambahan tiga pasien baru.

Dengan penambahan sembilan pasien dalam dua hari tersebut, menempatkan kabupaten berslogan Projotamansari ini menduduki jumlah pasien Covid-19 terbanyak di Provinsi DIY. Data sampai saat ini pasien corona di Bantul sebanyak 23 orang, kemudian disusul Kabupaten Sleman dengan 15 pasien, Gunungkidul (7 pasien), Kota Yogyakarta (4 pasien), dan Kulon Progo (3 pasien).

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa mengatakan data pada Senin 6 Juli 2020 terdapat penambahan jumlah pasien positif sebanyak enam pasien. Dari jumlah itu, lima di antaranya terinfeksi melalui transmisi lokal.

"Hari ini 6 kasus. Pasien 83 sampai 88. Lima di ataranya transmisi lokal. Kasus 86 dan 87 transmisi lokal dari Puskesmas Banguntapan 1 dan kasus 88 masih dalam pelacakan. Saya harap masyarakat tetap melakukan protokol kesehatan," ucap Oki, sapaan akrabnya, Senin, 6 Juli 2020.

Berikut rincian enam pasien baru tersebut:

  1. Kasus 83: laki-laki, 45 tahun, Srandakan, riwayat kontak erat kasus 81
  2. Kasus 84: laki-laki, 49 tahun, Srandakan, riwayat erat kasus 75
  3. Kasus 85: laki-laki, 17 tahun, Bambanglipuro, kontak erat kasus 78
  4. Kasus 86: laki-laki, 51 tahun, Piyungan, riwayat kontak erat kasus Puskesmas Banguntapan 1
  5. Kasus 87: Perempuan, 26 tahun, Banguntapan, kontak erat kasus Puskesmas Banguntapan 1
  6. Kasus 88: Perempuan, 27 tahun, Kasihan, riwayat masih dilacak.

Sedangkan tiga tambahan pasien pada Minggu, 6 Juli yakni kasus 80, kasus 81 dan kasus 82. Tiga pasien positif baru itu adalah, kasus 80 berjenis kelamin perempuan, berusia 34 tahun dari wilayah Kecamatan Sedayu dengan riwayat perjalanan dari luar daerah.

Hari ini 6 kasus. Pasien 83 sampai 88. Lima di ataranya transmisi lokal.

Selanjutnya kasus 81, merupakan perempuan berusia 70 tahun dari Kecamatan Srandakan dengan riwayat transmisi atau penularan lokal dari kasus positif sebelumnya. "Kemudian kasus 82, adalah perempuan berusia 64 tahun dari Kecamatan Imogiri dengan riwayat sedang dalam pelacakan," jelasnya.

Oki mengatakan, dalam upaya mencegah penyebaran virus di Bantul, pihaknya telah melaksanakan rapid test massal kepada para pedagang di pasar-pasar tradisional. Meski belasan pedagang reaktif, namun setelah dilakukan tes usap (swab) hasilnya negatif. "Kemarin itu kan ada beberapa yang reaktif ya, lalu langsung kami arahkan ke swab test dan hasilnya negatif," jelas Oki.

Upaya-upaya tersebut dilakukan guna mencegah meluasnya virus corona, terutama yang berhubungan dengan pasar, mengingat pasar merupakan tempat umum yang sering dikunjungi banyak orang. []

Berita terkait



Sumber : Tagar.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...