loading...

Jumat, 10 Juli 2020

persiapan sekolah di aceh barat di tengah corona | Makassar Info Berita Terbaru


Aceh Barat - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh Barat, Ridwan Yahya, akan mengevaluasi setiap sekolah terkait kesiapan pelaksanaan proses belajar mengajar tatap muka yang akan berlangsung Senin, 13 Juli 2020.

Ridwan Yahya, mengatakan dalam waktu dekat akan mengadakan pertemuan dengan kepala kantor Kementrian Agama (Kemenag) Aceh Barat, Kepala Dinas (Kadis) Dayah Aceh Barat, serta ketua Gugus Tugas Covid-19 Aceh Barat untuk membahas sejauh mana persiapan menyambut tahun ajaran baru pada masa pandemi Covid-19.

Melarang siswa untuk berkumpul tanpa menjaga jarak serta memastikan seluruh jajanan yang ada dikantin dalam lingkungan sekolah adalah makanan yang sehat.

"Namun jika nantinya dalam pertemuan tersebut masih ada ditemukan kendala terkait persiapan proses belajar mengajar secara tatap muka yang akan dilakukan pada 13 Juli ini, maka kita akan menunda dulu untuk pelaksanaan awal sekolah pada 13 Juli selama satu atau dua hari," katanya.

Penundaan pelaksanan awal sekolah selama dua atau tiga hari ini nantinya akan dilakukan untuk mempersiapkan semua kekurangan yang dirasa sangat dibutuhkan baik secara teknis maupun non teknis agar mencegah dan mutus matarantai penyebaran virus corona di lingkungan sekolah.

Dinas Pendidikan Aceh BaratDrs. Ridwan Yahya, Kepala Dinas pendidikan Kabupaten Aceh Barat saat menghadiri kegiatan penyerahan peralatan pencegahan dan penyebaran covid-19 di posko gugus tugas Aceh Barat, Desa Seunebok, Kecamatan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Kamis, 9 Juli 2020. (Foto: Tagar/Vinda Eka Saputra)

"Sebelumnya, kami dinas-dinas terkait beserta ketua gugus tugas tugas Covid-19 Aceh Barat telah meminta kepada camat untuk menata seluruh sekolah yang ada di wilayahnya masing-masing agar mempersiapkan segala kebutuhan penerapan protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan, handsanitaizer dan lainnya," kata Ridwan.

Ia menambahkan, setiap sekolah juga harus menunjuk guru piket terlebih dahulu yang nantinya akan bertanggung jawab untuk memastikan siswa tetap selalu menggunakan masker selama berada di lingkungan sekolah. Jika ada siswa yang tidak memakai masker maka akan diberikan oleh pihak sekolah.

"Kami akan mengecek suhu tubuh siswa ketika akan masuk ke dalam ruangan kelas, melarang siswa untuk berkumpul tanpa menjaga jarak serta memastikan seluruh jajanan yang ada dikantin dalam lingkungan sekolah adalah makanan yang sehat," katanya. []

Berita terkait



Sumber : Tagar.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...