loading...

Kamis, 09 Juli 2020

penyelenggara pemilu bukittinggi sembuh dari corona | Makassar Info Berita Terbaru


Bukittinggi - Seorang pasien positif Covid-19 asal Kota Bukittinggi yang sempat dirawat di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi, dilaporkan sembuh, Kamis, 9 Juli 2020.

Ini berita gembira untuk kami RSAM dan masyarakat tentunya, khususnya masyarakat Bukittinggi.

Perempuan berinisial MY berusia 39 tahun yang bertugas sebagai Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Birugo itu, diizinkan pulang setelah dua kali hasil swabnya menunjukkan negatif.

Humas RSAM Bukittinggi Murshalman Chaniago membenarkan kabar baik kesembuhan tersebut. Pulihnya MY ini pun menandai untuk pertama kali ruang rawatan isolasi Covid-19 RSAM kosong pasien.

"Ini berita gembira untuk kami RSAM dan masyarakat tentunya, khususnya masyarakat Bukittinggi. Semoga tidak ada lagi pasien baru," kata Murshalman, Kamis, 9 Juli 2020.

MY sembuh setelah uji swabnya berturut-turut dinyatakan negatif. Pasien ini adalah kasus terakhir Covid-19 yang menjalani perawatan di RSAM per-hari ini. Dia dinyatakan positif terjangkit virus corona pada 28 Juni 2020. Dia pun langsung diisolasi dan mendapat perawatan dari RSAM.

"Kita sangat bersyukur atas kesembuhan ini. Untuk petugas yang di ruang isolasi kita apresiasi telah merawat semua pasien," katanya.

Pasien MY sendiri menjadi pasien ke-30 yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah mendapat perawatan di RSAM. Sejak penularan pada Maret 2020, RSAM menerima sebanyak 31 pasien positif Covid-19 dengan catatan 30 sudah sembuh dan 1 meninggal dunia.

"Kasus Covid-19 pertama kali masuk dan menjalani perawatan diRSAM Bukittinggi pada 17 Maret 2020. Puncaknya pernah terjadi seminggu jelang lebaran, ada 24 pasien yang masuk. Sekarang, untuk pertama kali pula ruang isolasi kita kosong pasien," katanya.

Murshalman berharap, selama menjalani tahapan new normal tidak ada lagi penambahan kasus positif. Karena itu, dia meminta masyarakat untuk tetap waspada dengan selalu menggunakan masker, sering mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Warga kita minta tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat. Disiplin dengan memakai masker, menjaga jarak dan pola hidup bersih," tuturnya.

Diberitakan Tagar sebelumnya, seorang penyelenggara Pemilu di Kota Bukittinggi yang bertugas sebagai Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Birugo dinyatakan positif Covid-19. Pasien MY dinyatakan terpilih sebagai anggota PPS Birugo berdasarkan pengumuman KPU Bukittinggi nomor 105/PP.04.2-Pu/1375/KPU-Kot/III/2020.

Kemudian, memasuki masa tahapan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020, salah satu tugas yang harus dijalani PPS adalah melakukan verifikasi faktual dukungan bakal pasangan calon dari jalur perseorangan.

Kewajiban mengikuti Rapid Test bagi PPS dan tim verifikator sudah diatur dalam Surat Edaran KPU RI Nomor 481/PL.02.2-SD/06/KPU/VI/2020, tanggal 22 Juni 2020, tentang Pelaksanaan Verifikasi Faktual dalam Pilkada Tahun 2020.

"Yang bersangkutan ikut rapid test, karena bertugas sebagai PPS di KPU Bukittinggi dan ada 7 orang yang reaktif. Dari hasil itu, kita swab dan 1 orang positif yakni warga Birugo. Kita berharap tidak bertambah lagi kasus Covid-19," kata  Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias.[]

Berita terkait



Sumber : Tagar.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...