loading...

Sabtu, 11 Juli 2020

nenek tulari corona menantu dan cucu di gunungkidul | Makassar Info Berita Terbaru


Gunungkidul - Data kasus positif corona di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) per Sabtu, 11 Juli 2020 tercatat 67 kasus. Dari jumlah itu, 51 pasien dinyatakan sembuh, satu meninggal dunia dan masih menjalani perawatan sebanyak 15 pasien. Data ini berdasarkan Gugus Tugas Covid-19 di DIY pukul 16.00 WIB.

Hal yang menonjol terjadi di kabupaten terluas di Provinsi di DIY ini adalah kasus transmisi lokal penularan Covid-19. Pada Jumat, 10 Juli 2020 lalu diketahui ada penambahan lima kasus. Empat di antaranya adalah anak, menantu dan cucu dari seorang nenek di Kapanewon Nglipar yang sebelumnya dinyatakan positif corona.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty menjelaskan, penambahan lima kasus ini empat di antaranya warga Kecamatan Karangmojo serta satu kasus di Kecamatan Wonosari. "Untuk empat kasus keluarga ini memang berawal dari kasus di Kecamatan Nglipar beberapa waktu lalu," katanya, Jumat, 10 Juli 2020.

Dewi mengatakan, untuk kasus di Kecamagan Nglipar yang kemudian menular ke Kecamatan Karangmojo saat ini masih dilakukan tracing atau penelusuran. Hasil tracing yang dilakukan sebelumnya pada kasus pertama nenek usia 61 tahun yang tidak memiliki riwayat bepergian. "Jadi masih dilakukan penelusuran," imbuhnya.

Untuk empat kasus keluarga ini memang berawal dari kasus di Kecamatan Nglipar beberapa waktu lalu.

Dia mengakui, empat warga yang terpapar corona tersebut memang keluarga dekat dengan nenek yang pada 5 Juli 2020 dinyatakan positif Covid-19. Empat pasien baru merupakan anak menantu dan cucu.

Sementara itu, update corona di tingkat DIY sampai Sabtu, 11 Juli 2020 tercatat 370 kasus. Dari jumlah itu, 291 pasien sudah dinyatakan sembuh atau 78,65 persen, pasien yang masih dirawat 70 pasien (18,92 persen), dan sembilan pasien meninggal dunia (2,43 persen).

Dari 70 pasien yang masih dirawat tersebut, sebanyak 30 orang dari Kabupaten Bantul. Untuk Kabupaten Gunungkidul dan Sleman masing-masing jumlahnya sama, yakni 15 orang. Kemudian Kabupaten Kulon Progo tujuh pasien, Kota Yogyakarta dua pasien, dan satu pasien dari luar daerah yang dirawat di DIY. []

Berita terkait



Sumber : Tagar.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...