loading...

Minggu, 05 Juli 2020

Mewujudkan Mimpi Warga Desa Bontorappo Jeneponto, Mengasah Jalan dengan Kebersamaan, | Makassar Info Berita Terbaru


Terkini.id, Jeneponto – Puluhan tahun warga Dusun Borongloe Desa Bontorappo, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, harus rela melewati beberapa desa dengan menempuh jarak 10 kilometer untuk memasarkan hasil pertanian dan bertemu dengan sanak keluarganya.

Begitupun jika membutuhkan pelayanan di kantor desa, mereka harus rela melewati tiga desa tetangganya untuk sampai di kantor Desa Bontorappo, pasalnya Kampung Borongloe terhalang rimba dan sungai serta pegunungan yang membuat mereka terisolasi dengan kampung yang ada di desanya.

"Selama puluhan tahun kami harus melintasi Desa Pao, Desa Tarowang dan Desa Allu Tarowang, jaraknya ada sekitar 10 kilometer untuk bisa memasarkan hasil pertanian, begitupun untuk kekantor Desa di Bontorappo, warga disini sangat kesulitan," tutur Kepala Dusun Borongloe Desa Bontorappo, Surya Ningra, Minggu, 5 Juli 2020.

Selain warga Kampung Borongloe yang merasakan terisolir diseberang sungai dan pegunungan, ratusan petani warga Kampung Bontorappo pun merasakan betapa sulitnya mengangkut hasil taninya, yang selama puluhan tahun harus memikul hasilpanen pertaniannya dengan merintangi bukit bebatuan serta menyeberangi sungai.

"Sekitar 100 hektar lahan kebun milik warga Dusun Bontorappo berada di pegunungandi seberang sungai, untuk menggarap lahan taninya, para petani selama ini harus merintangi jalan bebatuan yang lebarnya hanya 1 meter dan derasnya air sungai, jika panen, petani harus berkuat untuk memikul hasil panennya," ungkap Kepala Dusun Bontorappo, Mansyur Daeng Sa'ra.

Kondisiitulah yang membuat kedua Kepala Dusun itu terus berjuang demi warganya. Tanpa kenal lelah, mereka terus berjuang mengejar mimpi untuk membangun jalur transportasi yang menghubungkan Dusun Borongloe dengan Bontorappo, demi untuk memperlancar transportasi dan mempercepat perekonomian masyarakat di dua dusun tersebut.

Demi mewujudkan impian warganya, Mansyur Daeng Sa'ra dan Surya Ningra terus berupaya berkoordinasi dengan tiga pilar pembangunan Desa Bontorappo, hingga Babinsa, Sertu Suardi pun menghadap langsung ke Komandan Kodim 1425 Jeneponto, untuk membicarakan kondisi yang dialami warga Kampung Borongloe dan Bontorappo.

Kesabaran warga menunggu bantuan untuk membuka jalan pun terjawab sudah. Angin segar itu ditandai dengan keputusan Pemerintah Kabupaten Jeneponto yang bersedia mengucurkan dana yang bersifat swakelola untuk kegiatan TMMD ke 108melaluiKodim 1425 Jeneponto.

"Kami telah menandatangani naskah kesepakatan dengan Dandim 1425Jeneponto, dalam kesepakatan itu di antaranya penetapan lokasi TMMD ke 108 di Desa Bontorappo. Kami sangat mengapresiasi program TMMD ke 108 tahun 2020, dimana asas manfaatnya sangat dibutuhkan warga untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di Desa Bontorappo, yang tentunya masyarakat akan lebih sejahtera," kata Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar.

Dansatgas TMMD ke 108 Kodim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Irfan Amir mengatakan, program TMMD ke-108 tahun anggaran 2020 dilaksnakan selama satu bulan, yang dimulai 30 Juni hingga 30 Juli 2029.

Ia berharap seluruh kegiatan sasaran fisik dan nonfisiksegera tuntas sebelum tanggal30 Juli 2020, agar masyarakat merasakan asas manfaatnya.

"TMMD ke 108 Kodim Jeneponto ditempatkan di Desa Bontorappo, Kecamatan Tarowang, dengan saran fisik perintisan jalan penghubung dusun Bontorappo dengan Dusun Borongloe sepanjang 6 x 1,480 Meter, pembuatan talud dan drainase 1 x 950 Meter, pembangunan 1 unit jembatan 6 x 10 Meter dan pembuatan plat decker 2 unit 6 x 1 Meter," jelas Dansatgas TMMD ke 108 Kodim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Irfan Amir.

Selain sasaran fisik tersebut, Letkol Inf Irfan Amir juga menyebutkan, dalam pelaksanaan TMMD ke 108 Kodim Jeneponto, juga terdapat sasaran fisik bedah rumah RTLH 2 unit dan beberapasasaran nonfisik yang juga akan dilaksanakan di Desa Bontorappo.

"Sasaran nonfisik TMMD reguler ke 108 Kodim Jeneponto yakni, penyuluhan kesehatan yang akan fokus tentang pencegahan penyebaran Covid-19, penyuluhan hukum, pertanian, pembagian sembako dan masker, kita harus berupaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Jeneponto, khususnya di Desa Bontorappo ini," kata Letkol Inf Irfan Amir.

Dalam melaksanakan sasaran fisik dan nonfisik, Dansatgas melibatkan 150 anggota dari TNI AD, AL, AU dan Polri yang tergabung dalam Satgas TMMD ke 108 Kodim 1425 Jeneponto, yang akan bergotong-royong bersama masyarakat.

"Semoga dengan sinergitas anggota Satgas TMMD ke 108 Kodim Jeneponto dengan masyarakat untuk saling bahu-membahu bergotong-royong mengerjakan sasaran fisik dan nonfisik program TMMD, sehingga dapat selesai tepak waktu dan masyarakat dapat memanfaatkan dengan baik dalam mempercepat peningkatan perekonomiannya," ujar Letkol Inf Irfan.

Harapan masyarakat Kampung Borongloe dan Bontorappountuk merealisasikan pembangunan infrastruktur itu ternyata tidak semudah membalik telapak tangan.

Bahkan, rencana itu nyaris pupus lantaran sejumlah warga tak rela memberikan lahannya secara gratis dan beberapa warga sempat meminta ganti rugi pembebasan lahan.

"Upaya hampir pupus di tengah jalan, namun dengan melakukan pendekatan kekeluargaan dan memberikan pemahaman tentang manfaat perintisan jalan itu, akhirnya warga rela memberikan beberapa meter lahan milik mereka secara gratis," kata Kepala Desa Bontorappo, H Mustafa.

H Mustafa sangat meyakini, jika jalan penghubung antara Dusun Borongloe dengan Bontorappo selesai, perekonomian 300 KK di Dusun Borongloe dan 275 KK di Dusun Bontorappo akan semakin meningkat. Roda perekonomian akan semakin cepat.

"Masyarakat harus terlibat dalam pelaksanaan TMMD ini, untuk itu, saya mengajak masyarakat untuk aktif bergotong royong mengerjakan sasaran fisik TMMD, sehingga program TMMD ini selesai tepak waktu dan warga Desa Bontorappo dapat merasakan manfaatnya," terang H Mustafa.

Sinergitas dan kebersamaan dalam mengerjakan sasaran fisik TMMD ke 108 di Desa Bontorappo pun terlihat setiap hari, warga tampak bersemangat sambil menenteng cangkul, sekop, dan linggis, dengan raut wajah kegembiraan bahu-membahu membantu Satgas TMMD ke 108 Kodim Jeneponto mengerjakan sasaran fisik perintisan jalan penghubung kampung Bontorappo dengan Borongloe Desa Bontorappo.

"Masyarakat meyakini, jalan sepanjang 1.480 meter yang dirintis melalui program TMMD ke 108 Kodim Jeneponto, akan memberikan banyak asas manfaat. Jika jalan ini selesai, tentunya akan mempercepat peningkatan perekonomian warga di Desa Bontorapoo," ungkap tokoh masyarakat setempat, Andi Baso Sugiarto.

Andi Baso Sugiarto yang merupakan mantan Kepala Desa Bontorappo mengaku para petani di dua dusun tersebut sangat kesulitan ketika hendak memasarkan hasil taninya yang harus melewati medan yang sangat sulit.

"Selama ini para petani yang ingin memasarkan hasil bumi, harus melewati medan yang sulit dengan rute memutar sepanjang 10 kilometer. Upaya itu cukup menyita waktu, untuk itu saya sangat mengapresiasi program TMMD ke 108 Kodim 1425 Jeneponto, semoga cepat terselesaikan sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya," tutur Andi Baso Sugiarto yang merupakan mantan Kepala Desa Bontorappo.

Pemuda di Desa Bontorappo pun sangat yakin, perintisan jalan yang dikerjakan Satgas TMMD ke 108 bersama masyarakat itu akan lebih mempermudah akses untuk peningkatan ketrampilan para pemuda di Dusun Borongloe

"Selama ini keterlibatan pemuda yang berada di kampung Borongloe dalam kegiatan kepemudaan di Desa Bontorappo tidak pernah terlibat, itu disebabkan karena tidak adanya akses jalan penghubung kampung Borongloe dengan Bontorappo, jika jalan ini selesai, maka saya yakin, pemuda Dusun Borongloe akan menyatu untuk meningkatkan keterampilan kepemudaan di Desa Bontorappo," pungkas Ramlawati, tokoh pemudi Desa Bontorappo

Di tempat terpisah, Anggota DPRD Jeneponto, Hanafi Sewang menyampaikan ungkapan terima kasih kepada TNIyang telah menempatkan lokasi TMMD ke 108 di Desa Bontorappo yang merupakan desa daerah pemilihannya pada Pemilu yang lalu.

"Program kemanunggalan TNI yang dilaksanakan oleh Kodim 1425 Jeneponto di Desa Bontorappo sangat tepat, jika jalan penghubung antara Dusun Borongloe dengan Bontorappo itu selesai, saya yakin roda perekonomian akan semakin lancar, tentunya perekonomian masyarakat di Desa Bontorappo akan semakin meningkat," tutur Hanafi Sewang yang terpilih melalui daerah Batang, Arungkeke dan Kecamatan Tarowang.

Kini, masyarakat kampung Borongloe dan Bontorappo,Desa Bontorappo, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, menatap masa depan dengan penuh semangat. Mereka tinggal menghitung hari untuk menggunakan jalan yang sudah lama diimpikan.



Sumber : Terkini.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...