loading...

Senin, 06 Juli 2020

linimasa pandemi covid 19 versi who | Makassar Info Berita Terbaru


Jakarta, CNN Indonesia --

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menerbitkan linimasa perjalanan pandemi virus corona (Covid-19) yang terdeteksi sejak akhir 2019.

31 Desember 2019

Kantor Perwakilan WHO di China mencatat tentang kasus infeksi penyakit baru, yang saat itu disebut 'Pneumonia Wuhan' dari situs Komisi Kesehatan Wuhan.

1 Januari 2020

WHO meminta informasi tentang kasus pneumonia atipikal yang dilaporkan di Wuhan dari pemerintah China.

2 Januari 2020

Perwakilan WHO di China menulis kepada Komisi Kesehatan Nasional, menawarkan dukungan dan meminta informasi lebih lanjut tentang kasus infeksi COVID-19.

3 Januari 2020

Pejabat China memberikan informasi kepada WHO tentang kelompok kasus 'pneumonia virus yang penyebabnya tidak diketahui' yang diidentifikasi di Wuhan.

4 Januari 2020

WHO menulis di Twitter bahwa ada sekelompok kasus pneumonia tanpa kematian di Wuhan, provinsi Hubei, China dan menggelar penyelidikan untuk mengidentifikasi penyebabnya.


5 Januari 2020

WHO berbagi informasi tentang kasus pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya melalui Sistem Informasi Kejadian IHR (2005), yang dapat diakses oleh semua negara anggota. WHO menyarankan negara anggota untuk mengambil tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko infeksi pernapasan akut.

9 Januari 2020

WHO melaporkan bahwa China telah menentukan bahwa wabah tersebut disebabkan oleh virus corona jenis baru.

10 Januari 2020

Mekanisme Koordinasi Global untuk Penelitian dan Pengembangan untuk mencegah dan menanggapi epidemi mengadakan telekonferensi pertamanya tentang virus corona baru.

12 Januari 2020

China membagikan urutan genetik COVID-19.

13 Januari 2020

Pejabat WHO mengkonfirmasi kasus Covid-19 di Thailand, kasus pertama yang tercatat di luar China.

14 Januari 2020

WHO mencatat virus corona bisa menular antarmanusia, dan ada risiko kemungkinan wabah yang lebih luas.

Insert Artikel - Waspada Virus Corona


20-21 Januari 2020

Pakar WHO dari kantor regional China dan Pasifik Barat melakukan kunjungan lapangan singkat ke Wuhan.

30 Januari 2020

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dan Komisi Eropa mencapai konsensus bahwa wabah tersebut merupakan darurat kesehatan masyarakat. WHO menyatakan wabah virus corona baru (2019-nCoV) sebagai darurat kesehatan masyarakat.

11 Maret 2020

WHO menyatakan bahwa COVID-19 dapat dikategorikan sebagai pandemi.

21 Maret 2020

WHO menerbitkan rekomendasi strategi pengujian laboratorium COVID-19 untuk negara anggota dalam menghadapi kekurangan kapasitas pemeriksaan.

28 Maret 2020

WHO menerbitkan panduan tentang cara mengatur dan mengelola pusat perawatan infeksi pernapasan akut dan fasilitas pemeriksaan infeksi pernapasan akut di fasilitas perawatan kesehatan untuk mengoptimalkan perawatan pasien.

31 Maret 2020

WHO mengeluarkan peringatan produk medis karena semakin banyak alat kesehatan yang dipalsukan yang mengklaim dapat mencegah, mendeteksi, merawat, atau menyembuhkan COVID-19.

2 April 2020

WHO melaporkan bukti penularan dari orang yang simptomatik, pra-gejala dan asimptomatik yang terinfeksi COVID-19, mencatat bahwa penularan dari kasus pra-gejala dapat terjadi sebelum timbulnya gejala.


4 April 2020

WHO melaporkan bahwa lebih dari satu juta kasus Covid-19 telah dikonfirmasi di seluruh dunia, peningkatan ini lebih dari sepuluh kali lipat dalam waktu kurang dari sebulan.

6 April 2020

WHO mengeluarkan panduan terbaru tentang masker, termasuk bagian baru tentang saran untuk pembuat keputusan tentang penggunaan masker di masyarakat.

11 April 2020

WHO menerbitkan rancangan kandidat vaksin COVID-19, berdasarkan penilaian sistematis terhadap kandidat dari seluruh dunia, yang terus diperbarui.

16 April 2020

WHO mengeluarkan panduan tentang pertimbangan dalam menyesuaikan kesehatan masyarakat dan langkah-langkah sosial, seperti pembatasan pergerakan skala besar, yang biasa disebut sebagai 'penguncian'.

10-14 Mei 2020

Dengan Negara-negara Anggota menghadapi skenario transmisi yang berbeda, WHO menerbitkan empat lampiran dengan pertimbangan dalam menyesuaikan kesehatan masyarakat dan langkah-langkah sosial untuk tempat kerja, sekolah dan pertemuan massa, serta kriteria kesehatan masyarakat untuk menyesuaikan langkah-langkah ini.

4 Juni 2020

WHO menyatakan bahwa yang melaporkan pertama kali kasus virus corona bukan pemerintah China, melainkan lembaganya sendiri. Hal itu diketahui setelah WHO memperbarui laporannya tentang tahapan awal munculnya pandemi Covid-19.

6 Juni 2020

WHO berencana mengirim tim ke China untuk mengidentifikasi sumber kemunculan virus corona yang kini telah menginfeksi lebih dari 11 juta orang di seluruh dunia.

(ans/ayp)

[Gambas:Video CNN]



Sumber : CNNindonesia.com

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...