loading...

Minggu, 05 Juli 2020

Ibu-ibu yang Joget TikTok di Jembatan Suramadu Kena Denda Rp 500.000 | Makassar Info Berita Terbaru


Terkini.id, Jakarta – Video tiga orang perempuan yang tengah berjoget di Jembatan Suramadu di aplikasi TikTok menjadi viral di media sosial pada Kamis 2 Juli 2020 lalu.

Dari video tersebut, terlihat di belakang mereka kendaraan mobil masih melintas. Tiga perempuan tersebut adalah HR, LR, dan SS. Mereka bertiga berasal dari Tambak Gringsing, Surabaya. 

Saat membuat video tersebut, diketahui mereka hendak ke Bangkalan, Madura untuk berburu kuliner. 

Ketika melintasi jembatan sepanjang 5.438 meter, mereka berinisiatif berhenti dan membuat TikTok dengan latar belakang jembatan yang menghubungkan antara Pulau Jawa dan Pulau Madura. 

Melansir dari kompascom, mereka mengaku pernah menonton video ibu-ibu yang membuat TikTok di Suramadu. Karena merasa bagus, mereka pun berinisiatif menirunya. 

Tiga perempuan itu pun menepikan mobil dan secara spontan membuat TikTok di Jembatan Suramadu. 

"Ingat pernah ada ibu-ibu yang bikin TikTok di Suramadu, akhirnya kami spontan langsung meniru. Itu di pinggir jalan bukan di tengah," ujar HR dikutip dari kompas, Sabtu 4 Juli 2020.

HR mengaku tidak tahu jika ada larangan berhenti di jembatan tersebut. Dia juga tidak tahu jika video yang mereka buat viral di media sosial. HR dan dua rekannya meminta maaf dan mengingatkan agar warga tidak mencontoh aksi mereka karena berbahaya. 

"Ini juga pelajaran buat kami, kalau tidak begini saya tidak tahu," kata HR. 

Kena Denda Rp 500.000 

Polisi sebelumnya sempat mencari tiga perempuan yang berjoget TikTok di Jembatan Suramadu tersebut. Keberadaan tiga perempuan tersebut dilacak menggunakan rekaman CCTV di skeitar Jembatan Suramadu. 

Karena aksi itu, HR dan dua rekannya memenuhi panggilan Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada Sabtu 4 Juli 2020.

Mereka bertiga diminta untuk membuat surat permintaan maaf atas perebuatan mereka yang membahayakan. 

Polisi Beri Sanksi Mereka juga dikenakan tilang dan didenda Rp 500.000 karena melanggar peraturan lalu lintas. 

"Mereka ditilang karena berhenti di tengah Jembatan Suramadu. Dendanya Rp 500.000," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Gamis Setyaningrum. 

Denda tersebut sesuai yang tertera dalam pasal 287 ayat 1 juncto pasal 106 ayat 4 huruf A dan B Undang-Undang Lalu Lintas. 

Ganis mengatakan, petugas akan meningkatkan patroli di Jembatan Suramadu agar tidak terjadi lagi hal serupa. "Di Jembatan Suramadu memang ada rambu larangan berhenti karena rata-rata kendaraan yang melaju kecepatannya sangat tinggi dan sangat berbahaya sekali jika ada yang berhenti," ucap Ganis.



Sumber : Terkini.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...