loading...

Kamis, 02 Juli 2020

DPRD dan Pemprov Sulbar sepakat hentikan aktivitas tambang PT Suryamica | Makassar Info Berita Terbaru


Mamuju (ANTARA) - Pimpinan DPRD dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyatakan sepakat untuk segera menghentikan aktivitas perusahaan PT Suryamica di wilayah Padangbaka, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju.

Ketua DPRD Provinsi Sulbar, Suraidah Suhardi Duka dan Pemerintah Provinsj Sulbar melalui Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Sulbar secara bersama mendatangi surat untuk menghentikan segala aktivitas pertambangan PT Suryamica di Mamuju, Kamis.

Surat tersebut juga menyatakan mencabut izin usaha pertambangan dan izin eksplorasi pertambangan setra Amdal milik PT Suryamica.

DPRD dan pemerintah menghentikan aktivitas pertambangan PT Suryamica setelah ratusan warga wilayah Padang Panga dan Desa Botteng melakukan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Sulbar

Selain DPRD dan pemerintah surat tersebut juga ditandatangani tokoh masyarakat wilayah Padang Panga dan Desa Botteng.

Warga menolak perusahaan tambang untuk melakukan eksploitasi zirkon karena kekhawatiran akan merusak  lingkungan, karena akan mencemari sumber air dan menghilangkan mata pencaharian warga yang sebagian besar bertani.

"Warga keberatan jangan sampai sungai, tercemar terkena limbahnya," kata Lukman Rahim tokoh masyarakat Padang Panga.

Menurut dia, lokasi yang akan dijadikan lahan tambang merupakan lahan perkebunan milik warga yang menjadi tumpuan mencari nafkah di antaranya kebun durian, langsat, cengkeh yang berada di daerah pegunungan Anjoro Pitu.

Warga juga kecewa karena Bupati Mamuju yang menjadi pemerintah di daerah tidak mengetahui adanya aktivitas pertambangan yang akan menggarap lahan seluas 4.700 hektare di pegunungan Mamuju itu.



Sumber : Makassar.AntaraNews.Com

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...