loading...

Kamis, 02 Juli 2020

detiknews kamis, 02 jul 2020 10:48 wib sulsel urutan 3 insiden covid 19 tertinggi, ini laju tambahan dalam sepekan provinsi sulawesi selatan sulsel menempati urutan ketiga provinsi yang memiliki laju insiden atau insiden rate kasus covid 19 tertinggi di indonesia. | Makassar Info Berita Terbaru


Makassar -

Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menempati urutan ketiga provinsi yang memiliki laju insiden atau insiden rate kasus COVID-19 tertinggi di Indonesia. Saat ini, tercatat 5.214 orang di Sulsel terkonfirmasi positif Corona, dengan 130 tambahan kasus baru pada Rabu (1/7).

Data provinsi dengan insiden rate kasus COVID-19 tertinggi di Indonesia ini sebelumnya dipaparkan Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Dr. Dewi Nur Aisyah. Insiden rate mengambil rumus membandingkan angka kasus positif per jumlah penduduk.

Gugus Tugas memakai rasio per 100 ribu penduduk. Apabila jumlah kasus positif di daerah A dan B sama-sama 50 orang, tetapi jumlah penduduk di daerah A sebanyak 200 orang, sedangkan di daerah B jumlah penduduknya 120 orang. Maka laju insidensinya lebih tinggi di di daerah B.

"Jadi misalnya ada kabupaten A dan B sama-sama 50, tapi ternyata jumlah penduduk di kabupaten A cuma 200, di kabupaten B jumlah penduduknya 120. Nah ternyata kalau kita bilang laju insidensinya adalah atau bahasanya adalah insiden kumulatif kalau di tempat daerah A ini berarti jumlah orang positif 25 orang per 100 orang penduduk, sedangkan di daerah B karena jumlahnya lebih sedikit dia lebih tinggi 41 orang per 100 penduduk. Artinya apa dari 100 orang 41 penduduk sudah posiitf misalnya," jelas Dewi.

Ada 5 provinsi yang dipaparkan Dewi, yakni DKI Jakarta (82,78 per 100 ribu penduduk), Kalimantan Selatan (46,9 per 100 ribu penduduk), Sulawesi Selatan (30,13 per 100 ribu penduduk), Papua (28,78 per 100 ribu penduduk), dan Kalimantan Utara (26,22 per 100 ribu penduduk).

Sementara itu, data resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulsel yang disampaikan pagi ini, Kamis (7/2/2020), total positif Corona di Sulsel bertambah 130 orang pada Rabu (1/7) lalu menjadi 5.214 orang. Dari jumlah tersebut 1.891 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 171 orang meninggal dunia.

Dari 130 orang yang bertambah pada Rabu (1/7) lalu, 112 orang berasal dari Makassar, 6 dari Kota Parepare, 4 dari Bulukumba, 5 dari Soppeng, 2 dari Toraja, dan 1 dari Pangkep.

Tambahan kasus positif di Sulsel dalam 7 hari ke belakang rata-rata berada di atas 100 orang. Pada 25 Juni bertambah 103 orang, 26 Juni 166 orang, 27 Juni 147 orang, 28 Juni 189 orang, 29 Juni 195 orang, 30 Juni 90 orang, dan pada 1 Juli lalu 130 orang.

Jumlah yang sembuh dari Corona dalam sepekan terakhir rata-rata 50 orang, yakni pada 25 Juni 59 orang, 26 Juni 156 orang, 27 Juni 41 orang, 28 Juni 57 orang, 29 Juni 56 orang, 30 Juni 69 orang, dan 1 Juli 52 orang.

Dalam sepekan terakhir, jumlah yang meninggal di Sulsel 6 orang pada 25 Juni, 5 orang pada 26 Juni, 2 orang pada 27 Juni, 3 orang pada 28 Juni, 2 orang pada 29 Juni, 4 orang pada 30 Juni, dan 3 orang pada 1 Juli lalu.

Tambahan kasus positif Corona di Sulsel dalam sepekan terakhir (dok. Gugus Tugas COVID-19 Sulsel).Foto: Tambahan kasus positif Corona di Sulsel dalam sepekan terakhir (dok. Gugus Tugas COVID-19 Sulsel).

Kota Makassar yang menjadi episentrum utama penularan virus Corona juga cukup tinggi peningkatannya dalam sepekan terakhir. Yakni 50 orang pada 25 Juni, 120 orang pada 26 Juni, 38 orang pada 27 Juni, 153 orang pada 28 Juni, 124 orang pada 29 Juni, 53 orang pada 30 Juni, dan 112 orang pada 1 Juli.

Tonton video 'Ada 53 Kabupaten/Kota Punya Risiko Kenaikan Kasus Corona Tinggi':

(nvl/idh)

Sumber : detikNews

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...