loading...

Sabtu, 20 Juni 2020

Perumda Air Minum Makassar Minta Pelanggan Melapor, Jika Ada Lonjakan Tagihan | Makassar Info Berita Terbaru


Terkini.id, Makasssar – Perumda Air Minum Kota Makassar menyambut baik usulan Anggota DPRD Makassar. Agar membuka pos pengaduan bagi pelanggan.

Terkait adanya keluhan melonjaknya pembayaran tagihan air di tengah pandemi.

"Terima kasih kepada Anggota DPRD Ibu Nurul Hidayat yang senantiasa memberikan koreksi membangun buat Perumda Air Minum," kata Kepala Bagian Humas Perumda Air Minum Kota Makassar, Muhammad Rusli kepada Terkini.id, Sabtu 20 Juni 2020.

Rusli mengatakan, terjadinya lonjakan atau kenaikan pembayaran pemakaian air pelanggan bisa terjadi. Karena dipengaruhi beberapa faktor.

Selain dari pemakaian normal setiap hari oleh pelanggan.

Dalam masa pandemi Covid-19 ini memang ada program penggratisan pemakaian sampai 30 m3 untuk golongan R1 dan R2. Diskon 50 persen diberikan kepada rumah susun pemerintah dan penundaan pembayaran pada mal dan hotel sampai dengan bulan Juli 2020 ini sebagai bentuk keprihatinan kami terhadap kondisi Covid 19

Manajemen Perumda Air Minum Kota Makassar telah mengambil langkah dalam pembatasan pegawai selama masa PSBB. Termasuk pembatasan terhadap daerah-daerah yang dianggap rawan penularan Covid-19.

Sehingga ada beberapa pelanggan yang angka meternya tidak dibaca. Melainkan hanya ditaksasi atau diperkirakan dengan acuan pemakaian 3 bulan terakhir.

Peningkatan pemakaian air juga dapat dipicu adanya kebocoran instalasi dalam yang kadang tidak disadari oleh pelanggan. Pemakaian air berlebihan apalagi dalam kondisi WFH.

Perumda Air Kota Makassar sangat terbuka terhadap aduan-aduan pelanggan.

Ada 4 kantor wilayah dan ada 9 kantor unit pegawai yang ditugaskan sebagai layanan pelanggan.

Siap memberikan penjelasan secara detail dan juga dapat melalui nomor telepon pengaduan yang ada.

"Kehadiran kantor-kantor ini siap memberikan solusi terhadap setiap permasalahan pelanggan," kata Rusli.

Dia mengatakan, pengolahan data dengan cara taksasi tentu tidak akan dapat memberikan angka yang betul-betul sesuai. Maka angka itu kemungkinan dapat menurun atau meningkat.

"Akan tetapi meskipun terjadi selisih penginputan, kita tidak akan merugikan pelanggan," kata Rusli.

Perumda akan memberikan kompensasi dengan pemakaian air sampai dengan menunjukkan angka plus.

Perumda juga meminta pelanggan segera melapor, jika ada masalah dalam pembayaran tagihan.



Sumber : Terkini.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...