loading...

Sabtu, 20 Juni 2020

Pembesuk Cabut Kabel Ventilator untuk Hidupkan AC, Pasien Covid-19 Wafat | Makassar Info Berita Terbaru


Terkini.id, New Delhi – Sebuah tragedi nahas terjadi di tengah pandemi covid-19. Seorang pasien covid-19 meninggal dunia akibat ketelodoran keluarganya.

Pasien Covid-19 di India tersebut dilaporkan meninggal lantaran keluarganya mematikan ventilator agar bisa menghidupkan pendingin ruangan ( AC).

Lelaki yang tak disebutkan identitasnya itu dirawat di ruang intensif rumah sakit di Rajasthan, kawasan utata Negeri "Bollywood".

Berdasarkan keterangan media India, salah satu keluarga pria tersebut awalnya mengunjunginya pada Senin malam waktu setempat 16 Juni 2020.

Diwartakan Daily Star Kamis 18 Juni 2020 saat duduk menjenguk si pasien Covid-19 tersebut, kerabat itu dilaporkan kepanasan.

Tanpa diduga, dia mencabut ventilator yang dipakai untuk membantu pernapasan si pasien, yang stop kontaknya dipakai menyalakan AC.

Segera saja baterai di alat bantu pernapasan tersebut habis, sehingga kondisi pasien virus corona memburuk dengan cepat.

In Kota, patient attendants were feeling warm, so they disconnected ventilator plug and plugged in an air cooler. After ventilator battery ran out, patient's condition worsened and patient died. Resident doctor then verbally assaulted.
Would not believe it if i had not read it pic.twitter.com/aPj3924bdk
— Anant Bhan (@AnantBhan) June 16, 2020

Pihak keluarga memberitahukannya ke dokter, yang segera memberikan bantuan CPR. Namun, pria itu tak tertolong, di mana dia meninggal di rumah sakit.

Keluarga si pria disebut melecehkan staf rumah sakit, di mana insiden itu diunggah oleh peneliti setempat," tulis akun @Anant Bhan, di Twitter.

Fungsi Ventilator

Untuk fiketahui, ventilator, yang dipakai jika kasus Covid-19 yang diderita pasien sudah parah, berfungsi menyalurkan oksigen ke paru-paru pasien yang tak kesulitan bernapas.

Insiden mengejutkan yang dikabarkan terjadi di RS MBS, muncul ketika kasus virus corona di Rajasthan sudah mencapai 13.216, dengan 308 korban meninggal.

Sementara untuk keseluruhan, India melaporkan 367.000 kasus, tertinggi keempat di dunia, dengan angka kematian mencapai 12.237.

Pada 24 Maret, Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan lockdown total terhadap 1,3 miliar penduduknya. Namun dilonggarkan beberapa pekan terakhir.

Sejak dilonggarkan, kasus wabah kembali naik di Negeri "Bollywood", dengan yang paling parah terdampak di Delhi serta Mumbai.

Terdapat sejumlah laporan orang sakit meninggal karena ditolak rumah sakit, atau bahkan ada jenazah yang ditemukan di toilet.

Adapun kemampuan tes negara tetangga Pakistan itu mulai menurun, setelah lab yang ditunjuk dilaporkan mulai kewalahan.



Sumber : Terkini.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...