loading...

Sabtu, 27 Juni 2020

objek wisata di kulon progo siap sambut wisatawan | Makassar Info Berita Terbaru


Kulon Progo - Sejumlah obyek wisata di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai mempersiapkan diri membuka kembali objek wisata. Meski demikian, saat dibuka nanti, pengunjung wajib menjalankan protokol kesehatan.

Obyek wisata yang sudah mempersiapkan diri menyambut wisatawan adalah Pule Payung. Destinasi wisata yang terletak di Kalurahan Hargotirto, Kapanewon Kokap ini, terus berbenah menyambut new normal atau tatanan kehidupan baru. Akhir pekan lalu, obyek wisata di Pegunungan Menoreh sudah melakukan simulasi.

Saat dibuka nanti, wisatawan yang berkunjung di Pule Payung diberlakukan baik jumlah maupun waktunya. Jumlah pengunjung dibatasi 50 persen. Selain itu, juga ada penerapan QrBarcode secara bertahap dalam rangka mengurangi kontak fisik antara pengunjung dan pengelola wisata.

Tidak hanya itu, juga akan menyiapkan aplikasi reservasi pemesanan makanan, tiket, dan lainnya. Aplikasi saat ini masih dalam proses pengembangan. Pengelola Pule Payung juga akan membuat dan menggunakan Elektronikal Transaksi Wisata (ETW) untuk mempermudah transaksi antara pengelola wisata dan pengunjung.

Pengelola wisata Pule Payung Eko Purwanto mengatakan, pihak pengelola saat ini telah memperbaiki sejumlah spot wisata dan menambahkan sarana prasarana penunjang protokol kesehatan. "Kami menilai protokol kesehatan jadi hal yang sangat penting," ujar Eko

Dia mengatakan, sebelum obyek wisata Pule Payung dibuka, harapannya ada pendampingan dari Dinas Kesehatan Kulon Progo. Hal ini untuk mengantisipasi kehawatiran masyarakat. "Kami ingin ada pendampingan, agar masyarakat tidak takut berkunjung," ujarnya.

Kami menilai protokol kesehatan jadi hal yang sangat penting.

Senada juga dilakukan obyek wisata Gua Kiskendo di Kapanewon Girimulyo. Pengelola sudah mempersiapkan pembukaan operasional kembali, seperti membersihkan kawasan maupun memperbaiki sejumlah fasilitas.

Pengelola Gua Kiskendo, Suisno mengatakan protokol kesehatan saat ini juga disiapkan di sejumlah titik. "Kami mendapatkan bantuan tempat cuci air dari provinsi dan kabupaten," ujar Suisno.

Asisten Perekonomian Pembangunan dan Sumber Daya Alam Bambang Tri Budi Harsono mengatakan, pengelola objek wisata pada intinya harus siap dengan adanya new normal. "Namun di sisi lain perlu ada edukasi kepada masyarakat agar semuanya siap," ungkap Bambang.

Dia menambahkan, nantinya dari sisi regulasi akan ada pedoman tatanan new normal untuk semua komponen pariwisata sehingga sebelum obyek wisata dibuka. Akan ada tahapan uji coba untuk mengetahui sampai sejauh mana kesiapan obyek wisata. []

Berita terkait



Sumber : Tagar.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...