loading...

Minggu, 28 Juni 2020

Nurdin Abdullah Jamin Dana Covid-19 Tersalur dengan Tepat: Diawasi Kejaksaan | Makassar Info Berita Terbaru


Terkini.id, Makassar – Anggaran Covid-19 Sulawesi Selatan yang besar dipastikan tersalurkan dengan tepat dan efektif. Penyalurannya juga diawasi pihak Inspektorat bersama Kejaksaan Tinggi.

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah menyampaikan itu saat menjadi narasumber pada webinar bersama Ikatan Alumni Pendidikan dan Pelatihan Nasional (IKAPIMNAS) yang mengusung tema 'Covid-19 dan Tantangan Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan', Sabtu, 27 Juni 2020.

Nurdin menyampaikan, anggaran yang dipersiapkan Pemprov Sulsel untuk mengatasi pandemi mencapai hingga Rp 500 miliar. Anggaran itu cuma terpakai kurang dari dua puluh persen.

Hal ini terjadi karena besarnya dukungan kelompok masyarakat maupun pihak swasta dalam membantu percepatan penanganan Covid-19 di Sulsel.

"Dana pemerintah kita fokuskan pada penyediaan layanan dan fasilitas kesehatan rumah sakit untuk mengendalikan Covid-19," paparnya.

Nurdin melanjutkan, seluruh pelaksanaan penyaluran bantuan dari para donatur kepada pihak yang membutuhkan juga diawasi secara ketat oleh Inspektorat dan Kejaksaan Tinggi baik di tingkat provinsi maupun seluruh kabupaten kota.

"Setiap bantuan yang masuk di Sulsel dari pemberi bantuan langsung diserahkan kepada yang menerima. Alhamdulillah hingga saat ini masih aman-aman saja karena ada protect melalui Inspektorat bersama Kejaksaan Tinggi, demikian juga di kabupaten dan kota. Mudah-mudahan sampai ini selesai tidak ada permasalahan," ujarnya.

Kabar positif lainnya, Sulsel yang berhasil meraih tiga juara dalam inovasi penanganan Covid secara nasional juga memperoleh hadiah tunai sebesar Rp 5 miliar yang mampu memberi tambahan dana untuk mengatasi pandemi Covid-19 di Sulsel.

Bukan Anggaran, Tapi Kedisiplinan

Nurdin melanjutkan, meskipun anggaran besar, tetap diperlukan kepemimpinan yang mampu membuat arah kebijakan dan mengendalikan kondisi yang tepat, khususnya menghadapi masa pandemi.

Selain itu, komitmen masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin, kepatuhan dan kesadaran untuk memutus rantai penularan sebelum vaksin dan obat ditemukan.

"Masalah Covid bukan anggaran besar yang bisa menyelesaikan, tetapi kepatuhan dan disiplin harus dilakukan dengan kesadaran untuk memutus rantai penyebaran," terang Nurdin Abdullah mengisi webinar di rumah jabatannya.



Sumber : Terkini.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...