loading...

Senin, 29 Juni 2020

detiknews senin, 29 jun 2020 15:02 wib perusahaan penambang pasir di laut makassar didesak temui nelayan pt bolkalis sebagai penambang pasir di laut makassar dan laut takalar, sulsel, diminta menemui nelayan. | Makassar Info Berita Terbaru


Makassar -

PT Bolkalis sebagai penambang pasir di Laut Makassar dan Laut Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diminta menemui nelayan. Hal ini karena aktivitas penambangan pasir dilakukan di wilayah nelayan mencari ikan.

"Tambang pasir itu berada di wilayah tangkapan mereka. Idealnya, sebelum proyek itu dijalankan kan harus ada konsultasi publik meminta pendapat dan saran nelayan selaku masyarakat terdampak, tapi sampai detik ini belum ada konsultasi," ujar Direktur Walhi Sulawesi Selatan Muhammad Al Amen saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (29/6/2020).

Muhammad mengatakan pihaknya sendiri sejak awal melakukan pendampingan kepada nelayan. Dia menyebut para nelayan dirugikan atas aktivitas tambang pasir tersebut.

"Kegiatan tambang pasir laut yang dilakukan oleh Boskalis saat ini itu sebenarnya sudah mulai jalan sejak Februari 2020. Sejak saat itu nelayan sudah mulai merasa khawatir bahwa ruang tangkapnya akan rusak, pendapatannya akan berkurang serta menimbulkan bencana ekologis berupa abrasi di daerah pulau-pulau," terang Muhammad.

"Tetapi sayangnya Bolkalis dan Pelindo sebagai pemilik proyek itu tidak pernah melakukan pertemuan khusus sama nelayan untuk membicarakan jalannya proyek tersebut," sambung Muhammad.

Dia menyebut nelayan sempat menunggu iktikad baik pihak penambang. Namun para nelayan akhirnya harus turun ke laut melakukan aksi pengepungan terhadap kapal penambang pasir.

"Tapi sampai bulan April, di saat nelayan sudah waktunya mencari ikan, hingga sampai bulan Juni saat ini, pertemuan itu tidak pernah terwujud, tidak pernah ada, malah yang terjadi adalah Boskalis terus melakukan tambang pasir laut tanpa meminta persetujuan nelayan," ucap Muhammad.

Muhammad menyebut aksi nelayan pada Minggu (29/6) lalu yang mengepung kapal penambang pasir merupakan puncak kemarahan para nelayan yang merasa dirugikan. Selain itu, aktivitas penambangan merusak biota laut yang menjadi mata pencarian para nelayan.

"Mereka melakukan satu gerakan untuk memblokir dan mengepung kapal Boskalis agar menghentikan tambang pasirnya," tuturnya.

(nvl/nvl)

Sumber : detikNews

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...