loading...

Rabu, 24 Juni 2020

awan debu raksasa dari gurun sahara dilaporkan mengarah ke as | Makassar Info Berita Terbaru


Jakarta, CNN Indonesia --

Awan debu raksasa dari Gurun Sahara dilaporkan bergerak ke Karibia, dan kini mengarah menuju Amerika Serikat.

Debu itu diperkirakan akan bergerak melintasi Teluk Meksiko menuju negara bagian Texas pada Rabu (24/6), dan akan mencapai sebagian besar AS pada Kamis (25/6) besok.

Jika awan debu itu tiba, beberapa tempat seperti Brownsville dan Houston di Texas kemungkinan akan melihat sinar matahari terbit yang indah sekaligus lebih berbahaya daripada langit normal pada biasanya.

Kemudian pada Jumat (26/6) mendatang, lapisan yang lebih tebal kemungkinan akan mencapai Texas lalu berbelok ke timur. Jika ramalannya cuaca itu tepat, debu akan berpindah ke sebagian besar negara di tenggara dan tengah Atlantik selama akhir pekan.


"Ini benar-benar (peristiwa) bersejarah. Kami tahu akan berada dalam situasi yang luar biasa," kata peneliti di Universitas Puerto Rico, Olga Mayol-Bracero, kepada CNN.

Banyak rekan Olga di Karibia mengatakan, mereka belum pernah melihat kondisi kualitas udara yang buruk seperti itu dalam sepanjang karier mereka.

Peneliti tamu di lembaga riset NERC Universitas Reading, Claire Ryder, mengatakan ini adalah kejadian tidak biasa di mana debu itu diperkirakan akan menyebar ke kawasan Amerika Tengah dan AS dengan konsentrasi tinggi.


"Biasanya saat debu dari Sahara melakukan perjalanan sejauh ini, sebagian besar (wilayah) telah terpapar dan atau tersimpan di laut, sehingga biasanya kandungan debu dalam perjalanan jarak jauhnya ke Amerika akan jauh lebih rendah," terang Ryder.

Menurut Ryder, awalnya wabah debu ini didorong oleh beberapa sistem badai kecil yang berbeda di Afrika Tengah dan Barat. Beberapa badai ini menyebabkan pergerakan vertikal dari massa udara (downdraft) dan badai debu berskala besar (haboobs) berkembang, sehingga sejumlah besar debu terangkat ke atmosfer dari Sahara.

Peningkatan ketebalan debu ini terlihat di Karibia, menyebabkan langit tampak kotor dan kualitas udara yang buruk.

"Tentu saja ini menjadi peristiwa debu berskala besar paling hebat yang pernah Saya lihat," kata Ryder.

[Gambas:Video CNN]


Lapisan debu terlihat sangat tebal sehingga bisa dilihat dari satelit cuaca. Astronot juga mendapatkan penglihatan yang baik akan debu ini dari stasiun luar angkasa internasional.

(ans/ayp)

[Gambas:Video CNN]



Sumber : CNNindonesia.com

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...