loading...

Sabtu, 20 Juni 2020

alasan griezmann disingkirkan pelatih barcelona | Makassar Info Berita Terbaru


Jakarta - Striker Antoine Griezmann tersingkir dan tak lagi menjadi pilihan pertama saat Barcelona bermain imbang 0-0 melawan Sevilla di pertandingan La Liga Spanyol, Sabtu, 20 Juni 2020 dini hari WIB. Pelatih Quique Setien punya alasan mengapa membangkucadangkan Griezmann. 

Pelatih Setien memilih menurunkan Martin Braithwaite mendampingi Lionel Messi menopang Luis Suarez sebagai ujung tombak. Hanya, trisula lini depan itu tak mampu menembus pertahanan Sevilla. 

Griezmann akhirnya dimasukkan di babak kedua. Sebelum dia diturunkan, Setien menarik Braithwaite digantikan Arthur Melo. Sedangkan Griezmann masuk menggantikan Arturo Vidal. 

Saya memilih membangkucadangkan Griezmann karena kami butuh kecepatan Braithwaite di babak pertama

Namun trio Messi, Suarez dan Griezmann tetap gagal membobol gawang tuan rumah di laga tersebut. Barca pun harus kehilangan poin di laga ke-3 sejak digulirkannya kembali kompetisi karena Covid-19. 

Keputusan Setien Munculkan Dugaan

Keputusan Setien membangkucadangkan Griezmann memang memunculkan berbagai dugaan. Terutama dirinya kian tersingkir dari tim setelah pulihnya Suarez.

Pasalnya, striker tim nasional Prancis ini dinilai paling fit dibandingkan Suarez, Messi dan Braithwaite sendiri. Terbukti dia selalu menjadi pilihan pertama di laga melawan Mallorca dan Leganes. 

Namun saat melawan Sevilla, Setien memilih Braithwaite sebagai ketimbang Griezmann. Setien punya alasan mengapa menurunkan striker asal Denmark ini lebih dulu. 

"Saya memilih membangkucadangkan Griezmann karena kami butuh kecepatan Braithwaite di babak pertama," kata Setien seperti dikutip Football Espana

"Ansu Fati juga menjadi salah satu opsi. Tetapi saya harus mengambil keputusan sebelum dan selama pertandingan. Bagaimana strategi itu apakah berjalan atau tidak," ujarnya. 

Baca juga: 

Wah, Griezmann Tak Pernah Diberi Umpan di Barcelona

Antoine Griezmann: Barcelona Siap Raih Titel La Liga

Setien menyadari strategi itu tak berjalan maksimal karena mereka gagal mencetak gol. Kehilangan 2 poin menjadikan Barca bisa digeser Real Madrid bila menang atas Real Sociedad, Senin, 22 Juni 2020 dini hari WIB. 

"Sejak awal kami sudah menyadari kalau sulit memenangkan setiap pertandingan. Saya tentu kecewa dengan hasil imbang itu. Kini titel juara tidak bergantung pada kami. Namun Madrid juga belum tentu menang terus," ucap Setien. 

Mantan pelatih Real Betis ini bakal merotasi pemain saat menghadap Athletic Bilbao di laga berikutnya. Griezmann kemungkinkan kembali menjadi starter bersama Fati dan Messi. Sedangkan Suarez dan Braithwaite dibangkucadangkan. []

Berita terkait



Sumber : Tagar.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...