loading...

Sabtu, 27 Juni 2020

aksi heroik penyelamatan nyawa kucing di bantul | Makassar Info Berita Terbaru


Bantul - Menjadi seorang petugas Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) bukan hal yang mudah. Terkadang ketika semua orang tertidur lelap para petugas tetap harus teta terjaga jikalau ada kejadian yang bersangkutan dengan nyawa.

Kadang juga para petugas Damkar mendapatkan tugas yang kelihatannya sepele namun nyatanya tidak. Sebagai contoh, petugas disuruh menangani sarang tawon di rumah warga atau sarang ular.

Jumat 27 Juni 2020, Pemadam Kebakaraan (Damkar) Bantul dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Caerah (BPBD) Bantul berhasil mengevakuasi dua kucing yang tercebur sumur, lalu yang satunya lagi kucing yang tersangkut di genteng.

Proses evakuasi tersebut diunggah oleh BPBD Bantul melalui akun Twitter @PusdalopsBantul pada Jumat, 26 Juni 2020 pukul 20.19 WIB.

Lurrr, kali ini Fire engine #DamkarBantul dan

@trcbpbdbantul evakuasi kucing lupa caranya turun dari atap rumah dan kucing kecegur sumur.

Mulo ojo sok keduwuren angen-angen lan kejeron pikir ya gaesss. Apalagi sama dekne yang belum pasti, jangan terlalu yaa

#SiapUntukSelamat.

Komandan Regu 3 Teguh Budi Santoso Komandan Regu 3 mengatakan, aksi penyelamatan kucing tersebut benar adanya. Dalam sehari menyelamatkan dua kucing di lokasi yang berbeda.

Mungkin banyak orang imenanggap sepele, tapi kucing juga makhluk hidup, punya nyawa seperti manusia.

"Jadi kemarin itu saya juga terlibat evakuasi kucing itu, pertama di Bangunjiwo, ada yang melaporkan ada kucing yang jatuh ke dalam sumur 11 meter," katanya, Sabtu, 27 Juni 2020.

Menurut dia, kucing tersebut milik warga Kalinongko RT 05, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul. Lalu kejadian kedua petugas berhasil mengevakuasi kucing yang tidak bisa turun di atas atap. "Untuk kejadian yang kedua itu di Bangunharjo, Bantul yang tidak bisa turun dari atap lantai dua," kata Teguh.

Aksi penyelamatan nyawa kucing ini mendapat apresiasi dari warga, khususnya pecinta kucing maupun netizen. Salah satunya, Tryso Robinawan, 35 tahun, warga Wonokromo, Kecamatan Pleret, Bantul, yang menilai, aksi penyelematan tersebut patut diapreasi. "Salut, atas perjuagannya. Mungkin banyak orang imenanggap sepele, tapi kucing juga makhluk hidup, punya nyawa seperti manusia," katanya.

Dia mengaku juga pernah menyelamatkan seekor kucing saat tertabrak pengendara di jalan. "Saya nggak tega melihatnya. Kucing itu saya ambil, lalu saya bawa pulang dan diobati. Sekarang sembuh meski cacat," ungkapnya. []

Berita terkait



Sumber : Tagar.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...