loading...

Kamis, 07 Mei 2020

Uang PSG Tak Bisa Tahan Mbappe Pergi | Makassar Info Berita Terbaru


Jakarta, CNN Indonesia -- Paris Saint-Germain adalah klub dengan materi melimpah, namun posisi mereka sebagai penghuni Ligue 1 tidak memungkinkan mereka menahan Kylian Mbappe untuk waktu yang lama.

Mbappe adalah aset besar di dunia sepak bola saat ini. Di antara deretan pemain-pemain muda, ia adalah bakat paling menonjol. Selain menilik rekor gol yang di atas Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di usia yang sama, Mbappe sudah jadi bagian penting dari tim nasional Prancis yang memenangkan Piala Dunia 2018.


Hal tersebut membuat Mbappe jadi rebutan banyak pihak. PSG sendiri bukan klub kecil yang bisa dipandang sebelah mata. Keberhasilan PSG membajak Neymar dari Barcelona dengan status pemain termahal dunia membuktikan bahwa mereka punya kekuatan uang yang jauh di atas rata-rata.
Namun kekuatan finansial yang dimiliki PSG tidak akan bisa selamanya mengikat Mbappe. Saat ini kontrak Mbappe di PSG akan berakhir pada 2022. Seharusnya harga Mbappe mulai jatuh di bursa transfer musim ini karena tinggal menyisakan dua tahun kontrak dengan PSG.

Namun harga Mbappe ternyata masih tinggi. Sebelum usaha PSG memerpanjang kontrak, Liverpool dan Real Madrid sudah antre untuk menggoda Mbappe. Kedua tim sama-sama punya daya tarik untuk merayu Mbappe.

PSG's Kylian Mbappe controls the ball during the French League Cup quarter final soccer match between Paris Saint Germain and Saint Etienne at the Parc des Princes stadium in Paris, Wednesday, Jan. 8, 2020. (AP Photo/Thibault Camus)Kylian Mbappe sudah membuktikan ketajaman di Liga Prancis. (AP Photo/Thibault Camus)

Liverpool adalah salah satu tim terkuat di Eropa saat ini. Kehadiran Juergen Klopp yang selalu punya kedekatan dengan pemain bisa jadi magnet bagi Mbappe untuk datang ke Anfield. Belum lagi bila berbicara atmosfer Anfield yang dianggap selalu punya nilai magis.

Keunggulan lain dari Liverpool adalah mereka berlaga di Liga Inggris yang dianggap sebagai liga terbaik di dunia. Mbappe pasti ingin menguji kemampuannya di hadapan pemain-pemain terbaik lain yang kini berlaga di liga tersebut.

Sedangkan Real Madrid adalah nama klasik yang sering dianggap sebagai puncak dalam rantai transfer klub. Los Blancos sering berhasil mewujudkan transfer gila-gilaan dalam dua dekade terakhir. Pemain-pemain macam Zinedine Zidane, Luis Figo, David Beckham, Michael Owen, Cristiano Ronaldo, dan Kaka bisa pergi meninggalkan klub yang sudah identik dengan mereka.

Faktor lain yang tentunya bisa menjadi keunggulan Real Madrid adalah kehadiran Zinedine Zidane. Sebagai pemuda yang tumbuh di Prancis, Mbappe tentu menganggap Zidane sebagai sosok yang layak dihormati.

[Gambas:Video CNN]

PSG Harus Rela Dapat Uang Besar

PSG yang secara finansial tak mengalami gangguan bakal merelakan Kylian Mbappe, cepat atau lambat. Ligue 1 tidak cukup memberikan atmosfer persaingan yang kompetitif.

Mbappe sudah berlaga di Ligue 1 selama enam musim dan hal itu sudah lebih dari cukup untuk membuktikan kemampuannya. Sukses Mbappe mencetak 39 gol musim lalu plus 30 gol musim ini sebelum pandemi virus corona membuat Mbappe sudah jadi raja gol Prancis.

Dalam diri Mbappe tentu timbul pertanyaan tentang kapasitas ketajamannya di liga lain. Bertahan di Prancis, Mbappe tidak akan menemukan jawaban itu.

Paris Saint-Germain's French forward Kylian Mbappe celebrates scoring during the French Trophy of Champions football match between Paris Saint-Germain (PSG) and Rennes (SRFC) at the Shenzhen Universiade stadium in Shenzhen on August 3, 2019. (Photo by FRANCK FIFE / AFP)Kylian Mbappe diminati Liverpool dan Real Madrid. (Photo by FRANCK FIFE / AFP)

Selain itu PSG sudah superior di Ligue 1. Kompetisi yang mereka jalani tidak menimbulkan persaingan ketat. Satu-satunya kompetisi yang menantang bila Mbappe bertahan di PSG adalah Liga Champions.

Dengan situasi yang tak berpihak pada mereka, langkah terbaik yang bisa dilakukan PSG adalah merelakan Mbappe pergi dengan kompensasi uang semaksimal mungkin yang bisa mereka terima.

Caranya tentu dengan membuat kesepakatan bersama dengan Mbappe. PSG dan Mbappe harus sepakat memperpanjang kontrak dengan menyertakan nilai klausul pelepasan.


Dengan langkah tersebut, Mbappe bisa pergi ke klub lain bila nilai klausul pelepasan dipenuhi dan PSG bisa tersenyum karena mereka mendapatkan uang dalam jumlah besar, diprediksi ada di atas 200 juta euro.

Kehilangan Mbappe memang merugikan. Namun hal itu lebih baik dibandingkan berusaha mempertahankan sekuat tenaga tetapi pada akhirnya harus melihat Mbappe pergi dengan status bebas transfer tanpa mendapat apa-apa. (har)



Sumber : CNNindonesia.com

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...