loading...

Sabtu, 23 Mei 2020

Kerupuk Upil, Suguhan Gurih Saat Lebaran di Sidoarjo | Makassar Info Berita Terbaru


Sidoarjo - Nastar hingga kastengel mungkin sudah biasa menjadi suguhan lebaran di atas meja. Namun, di tengah pandemi Covid-19 ini, kerupuk upil ternyata juga diminati masyarakat sebagai sajian berlebaran di rumah.

Selain murah, kerupuk yang digoreng menggunakan pasir ini juga memiliki rasa gurih. Biasanya, kerupuk upil disajikan dalam toples besar hingga menggunakan kaleng bekas Khong Guan. Kerupuk lebih nikmat dicocol dengan sambal petis udang khas Sidoarjo.

Nanti pasti yang paling diminati anak-anak kerupuk upilnya, soalnya enak, terus murah juga.

Harga kerupuk upil memang relatif murah. Satu plastik besar biasanya dihargai Rp 5 ribu saja. Karena harganya yang murah, tentu menjadi primadona sajian di atas meja saat momen Lebaran. Terlebih di tengah pandemi Covid-19 di mana semua sektor perekonomian sedang bergejolak lesu.

Mencari krupuk upil menjelang lebaran ini terbilang mudah. Di toko kelontong hingga pinggir jalan pun banyak yang menjajakan kerupuk upil dengan aneka rasa. Mulai dari rasa bawang, pedas hingga pedas manis pun ada.

Warga yang menyajikan kerupuk upil untuk lebaran yakni Lilik. Ibu rumah tangga asal Sidoarjo ini memang sengaja ke pasar pagi-pagi untuk membeli kerupuk upil dan petis udang untuk pelengkap hidangan di rumah.

Lilik mengaku baru tahun ini menyajikan kerupuk upil akibat masa pandemi. Selain kerupuk upil, Lilik juga menyiapkan jajanan sederhana. Seperti kerupuk puli yang dibuatnya dari nasi, rempeyek kacang tanah hingga tahu kuning goreng.

"Nanti pasti yang paling diminati anak-anak kerupuk upilnya, soalnya enak, terus murah juga. Kadang bosen sendiri kalau lihat kue kering yang manis-manis gitu," ujar Lilik.

Namun meski menyuguhkan kerupuk upil, Lilik tak lupa menyiapkan beberapa makanan khas lebaran. Sejak jauh-jauh hari, dirinya telah membuat kue kering seperti nastar, pastel abon hingga kue mawar. Meskipun tak menyiapkan banyak, Lilik menyebut sajian ini juga menjadi pelengkap saat lebaran.

Kerupuk UpikKerupuk upil, sajian gurih di momen lebaran Idulfitri. (Foto: Tagar/Haris D Susanto)

"Ini juga saya bikin ketupat sayur untuk lebaran. Walaupun lebaran di rumah aja, tapi nggak lengkap rasanya kalau ndak bikin ketupat sama nyiapin kue kering," imbuhnya.

Senada dengan Lilik, tradisi menyiapkan kerupuk upil saat lebaran juga dilakukan Ifa. Ibu dari tiga orang anak ini mengaku setiap tahun selalu menyuguhkan kerupuk upil, sambal petis udang, tahu goreng hingga bakwan sayur. Ifa menambahkan kerupuk upil dengan petis bahkan lebih diminati para tamu.

"Kalau tahun lalu yang habis duluan malah kerupuk sama petis, terus tahu sama bakwannya juga laris. Mungkin orang-orang sudah bosen sama kue yang manis kali ya," tutur Ifa.

Memang, saat lebaran tak jarang masyarakat menyajikan kerupuk di meja mereka. Hal ini lantaran sudah menjadi tradisi, terutama bagi warga kampung, dibandingkan dengan kue kering, tentu kerupuk Upil lebih laris manis, terutama dicocol dengan petis udang khas Sidoarjo, sungguh nikmat luar biasa. []

Berita terkait



Sumber : Tagar.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...