loading...

Kamis, 21 Mei 2020

Kanwil DJP Jakarta Selatan II Gelar Kelas Daring UMKM | Makassar Info Berita Terbaru


Jakarta - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan menggelar kelas pajak daring dengan tema UMKM Bangkit Lawan Covid. Kelas pajak daring berlangsung dua jam menggunakan aplikasi Zoom Meeting, Senin, 18 Mei 2020. Kelas diikuti 25 Wajib Pajak Orang Pribadi dan perwakilan Wajib Pajak Badan dalam administrasi Kanwil DJP Jakarta Jakarta Selatan II.

Kegiatan ini mencari jalan keluar bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terjepit dalam menjalankan usaha di tengah pandemi Covid-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Kelas ini menghadirkan Gilang Margi Nugroho, pelaku UMKM, Owner Kepiting Nyinyir. Gilang membagikan pengalaman suksesnya tetap eksis dalam kondisi pandemi Covid-19.

Sebagai manusia yang diberi akal budi, tentu bisa mencari cara untuk tetap survival dalam kondisi apa pun.

Gilang berbagi kiat, dalam kondisi PSBB tidak perlu membuka lapak, cukup dengan take away saja, hemat biaya, waktu dan tenaga pemasaran.

"Manfaatkan teknologi smartphone, penjualan dan jasa pengantaran daring. Dan yang paling utama bikin brand yang gampang diingat memori pelanggan dan tampil beda dari umumnya. Yang perlu diperhatikan juga selalu menjaga kualitas produk dan kenyamanan pelanggan," ujar Gilang.

Pembicara berikutnya adalah Kepala Seksi Bimbingan Penyuluhan dan Pengelolaan Dokumen Kanwil DJP Jakarta Selatan II Eliza Rahel.

Eliza Rahel menyampaikan insentif pajak yang dapat diberikan bagi pelaku UMKM, persyaratan, serta pemanfaatannya. Ia juga mengingatkan kewajiban Wajib Pajak setelah mendapatkan insentif tersebut.

Mewakili Kanwil DJP Jakarta Selatan II adalah Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Rizaldi.

Rizaldi dalam sambutannya menyampaikan keprihatinan atas kondisi UMKM di wilayah administrasi Kanwil DJP Jakarta Selatan II. Ia mengharapkan para peserta dapat memahami penjelasan narasumber, bagaimana cara bangkit dan eksis menjalankan usaha selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Ia juga menekankan peserta memanfaatkan insentif pajak yang diberikan sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 44/PMK.03/2020 tentang Insentif Pajak untuk Wajib Pajak Terdampak Pandemi Covid-19.

Para peserta kelas daring UMKM ini diharapkan mampu membentuk pikiran positif. Bahwa pandemi yang datang sebagai cobaan dari Tuhan Yang Maha Kuasa sebaiknya disikapi dengan bijak.

"Sebagai manusia yang diberi akal budi, tentu bisa mencari cara untuk tetap survival dalam kondisi apa pun," ujar Rizaldi. []

Baca juga:

Berita terkait



Sumber : Tagar.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...