loading...

Kamis, 07 Mei 2020

Beredar Kabar Tim Medis Covid-19 Diminta Bayar Biaya Penginapan, Ini Faktanya | Makassar Info Berita Terbaru


Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini beredar kabar di media sosial Facebook terkait tim medis COVID-19 di Purworejo, Jawa Tengah diminta membayar biaya penginapan di Hotel Ganesha milik Pemkab Purworejo sebesar Rp 150 ribu per malam.

Kabar tersebut diunggah oleh seorang pengguna Facebook dengan nama akun Shinta Sk pada beberapa waktu lalu.

"Apes… Semula Dikira Gratis, Seperti Kebijakan DKI Jakarta, Ternyata Tenaga Medis Covid-19 RSUD Purworejo Ditagih Biaya Rp. 150 Ribu/Malam Oleh Pemkab Karena Telah Tinggal Di Hotel Ganesha (Milik Pemkab Purworejo) Jawa Tengah," tulis Shinta Sk di narasi unggahannya.

Selain itu, akun Shinta Sk dalam unggahannya juga mencantumkan tautan artikel berjudul "Dikira Fasilitas Gratis, Sejumlah Nakes RSUD Purworejo, Disuruh Bayar Rp 150 Ribu oleh Pemkab Purworejo" yang dimuat di beritamerdekaonline.com.

Unggahan akun Facebook Shinta Sk terkait kabar tim medis Covid-19 diminta bayar penginapan. (Foto: Turnbackhoax)

Namun, berdasarkan penelusuran fakta dari situs turnbackhoax.id, Kamis, 7 Mei 2020, klaim bahwa tenaga kesehatan COVID-19 RSUD Purworejo keluar dari lokasi transit di Hotel Ganesha karena ditagih biaya Rp 150.000 per malam adalah klaim yang salah alias hoaks.

Baca juga:

Mereka dipindahkan sementara di RSU RAA Tjokronegoro, karena Hotel Ganesha akan disterilisasi. Setelah itu mereka akan kembali ke Hotel Ganesha.

Dipilihnya lokasi sementara di RSU RAA Tjokronegoro karena lokasinya lebih dekat daripada di Pusdiklat Kutoarjo.

Adapun hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purworejo Drs. Said Ramadhon pada Selasa 5 Mei 2020.

Klarifikasi itu disampaikan Said saat menanggapi pemberitaan di sejumlah media, terkait keluarnya para tenaga kesehatan dari Hotel Ganesha.

"Hotel Ganesha tidak hanya ditempati para tenaga kesehatan, tetapi juga ada tamu atau konsumen dari masyarakat umum. Sehingga untuk kenyamanan semuanya, perlu dilakukan sterilisasi secara berkala," ungkapnya.

Klarifikasi Pemkab Purworejo terkait kabar tim medis Covid-19 diminta bayar penginapan. (Foto: Turnbackhoax)

Lebih lanjut Said mengatakan, anggaran penanganan Covid-19 di Kabupaten Purworejo masih mencukupi, termasuk untuk kebutuhan sumberdaya tenaga kesehatan.

"Karena itu saya tegaskan bahwa tidak benar kalau para tenaga kesehatan yang transit di Hotel Ganesha disuruh membayar," tandasnya.

Said juga menjelaskan bahwa proses pemindahan tim medis COVID-19 ini hanya sementara sampai proses sterilisasi selesai, setelah itu mereka akan kembali ke Hotel Ganesha.

"Oleh karena itu, rekan-rekan tenaga kesehatan tidak perlu khawatir. Tidak mungkin para pejuang kesehatan dibebani membayar biaya sewa tempat transit yang memang disediakan Pemerintah Daerah," ujar Said.

Dengan adanya klarifikasi dari Sekda Pemkab Purworejo tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa konten yang diunggah oleh akin Facebook Shinta Sk adalah konten yang salah dan masuk dalam kategori Missleading Content atau konten menyesatkan.



Sumber : Terkini.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...