loading...

Kamis, 26 Maret 2020

Viral di Medsos, Satu Warga Dairi Positif Corona? | Makassar Info Berita Terbaru


Dairi - Sejak Rabu, 25 Maret 2020 siang, viral di dunia maya baik Facebook maupun WhatsApp, satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kabupaten Dairi, Sumatera Utara yang dirujuk ke RSUP Haji Adam Malik Medan belum lama ini disebut-sebut positif Covid-19.

"Bapak ibu para pimpinan Puskesmas, para dokter/tenaga medis dan paramedis serta segenap jajaran Dinas Kesehatan yang saya banggakan.

Malam ini saya ingin menyampaikan sesuatu yg menurut saya penting sebagai pimpinan sementara di Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi.

Menurut informasi yang dapat dipercaya dan telah saya konfirmasi ulang, bahwa salah seorang pasien yang dirawat di RSUP Adam Malik yang minggu lalu kita rujuk dari RSUD Sidikalang telah dinyatakan positif covid 19.

Secara medis kita tau apa artinya, dan kita juga tau apa yang prosedur yang berlaku bagi para kontak terdekatnya. Saya mohon kita tetap menjaga semangat kerja dan semangat pengabdian sebagai garda terdepan dalam penanganan virus corona covid 19 di Kabupaten Dairi.

Pakai Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai, dan jaga jarak dalam melakukan pemeriksaan serta tindakan medis. Ikuti prosedur tetap penanganan yang ditetapkan (saya tau bapak/ibu sudah lebih paham).

Tetaplah berkoordinasi dan melaporkan secara berjenjang setiap tindakan yang dilakukan, berikan pemahaman dan edukasi kepada setiap orang tentang virus corona (covid 19) ini sehingga setiap orang dapat memahami dan menjaga dirinya yang pada akhirnya akan memudahkan dan membantu tugas pelayanan kita.

Sekali lagi, dalam keterbatasan yang ada tetaplah berusaha berbuat yang kita bisa, selalu jaga daya tahan tubuh, dan saya percaya bahwa ketulusan kita akan dicatat oleh Yang Maha Kuasa, salam sehat.... Demikian isi pesan berantai tersebut.

Mengapa harus begini lama. Seolah-olah ada yang ditutupi

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Rahmat Syah Munthe, dikonfirmasi wartawan di grup WhatsApp pada Kamis, 26 Maret 2020 mengatakan, masih menunggu informasi resmi.

"Sesuai protokol komunikasi kita sedang menunggu konfirmasi pengumuman dari provinsi, siang ini akan dirilis ibu bapak," katanya.

Terpisah, Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi Jonny Hutasoit, coba dikonfirmasi lewat telepon, tidak berhasil.

Sementara itu, Juru Bicara Pemkab Dairi terkait Covid-19 dr Edison Damanik dikonfirmasi wartawan lewat telepon mengatakan, belum memiliki data.

"Saya belum punya bahan. Tapi nanti jam satu (13.00 WIB), akan ada pengumuman yang akan disampaikan langsung bupati," katanya.

Terpisah, beberapa pihak diminta tanggapannya terkait viralnya pesan berantai itu, mengaku kecewa dengan kekurangsigapan Pemkab Dairi memberi penjelasan pada masyarakat.

"Kita kecewa. Mengapa harus menunggu bupati yang mengumumkan. Sudah ditentukan juru bicara. Masyarakat semakin resah. Butuh kepastian. Kalau begini terus, seolah-olah jadi ajang pencitraan. Ini bukan waktunya," tegas Marulak Siahaan, Ketua Indonesian Corruption Watch (ICW) Kabupaten Dairi.

Demikian halnya dengan Bobby Manik, Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (FKPPI) Kabupaten Dairi mengatakan, seharusnya Pemkab lebih cepat mengumumkan kepastian status pasien dimaksud, sehingga masyarakat lebih waspada.

"Mengapa harus begini lama. Seolah-olah ada yang ditutupi. Kalau lebih cepat diumumkan, kan akan meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Justru akan semakin membuat masyarakat mematuhi anjuran pemerintah. Tidak resah. Di Facebook sudah ribut mempertanyakan," katanya.[]

Berita terkait



Sumber : Tagar.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...