loading...

Rabu, 25 Maret 2020

Pukulan Telak Industri Ponsel Global Selama Corona | Makassar Info Berita Terbaru


Jakarta - Pandemik coronavirus (Covid-19) telah memukul telak para industri teknologi ponsel pintar secara global. Penjualan ponsel mereka mengalami penurunan luar biasa selama wabah virus maut tersebut. 

Pengiriman smartphone secara global terjadi penurunan sebesar 38 persen pada Februari 2020 dibandingkan periode yang sama pada 2019. Ada total 61,8 juta ponsel dikirim ke pengecer di seluruh dunia pada Februari 2020, turun dari 99,2 juta ponsel yang dikirim pada Februari 2019, yang dikutip dari Daily Mail, Kamis 26 Maret 2020.

Menurut Neil Mawston dari Strategy Analytics, penurunan tersebut merupakan yang terbesar bagi industri ponsel di seluruh dunia, 

"Pasokan dan permintaan smartphone jatuh di China, merosot di seluruh Asia, dan melambat di seluruh dunia," kata Mawston kepada BBC. "Ini adalah periode yang ingin dilupakan oleh industri smartphone."

Laporan ini menunjuk ke dua penyebab utama penurunan, keduanya terkait dengan penyebaran Covid-19.

Dia mengatakan pertama, sejumlah pabrik dan pemasok komponen di seluruh Asia telah dipaksa untuk tutup selama penutupan paksa oleh pemerintah.

Kedua, toko-toko eceran di seluruh dunia mengalami penurunan kunjungan karena orang-orang disarankan untuk menghindari ruang publik.

Penjualan juga terganggu oleh pembatalan Mobile World Congress (MWC) 2020 di Barcelona, Spanyol, di mana banyak produsen ponsel pintar mempromosikan ponsel baru mereka kepada pers global.

Anjlok Hingga Maret 2020

Penurunan tampaknya akan berlanjut hingga Maret 2020. Ponsel Samsung terbaru, yaitu seri Samsung Galaxy S20, yang diluncurkan pada 6 Maret 2020 hanya terjual sekitar setengah dari penjualan model tahun sebelumnya, Samsung Galaxy S10. Samsung S20 juga terjual kurang dari sepertiga Samsung Galaxy Note 10 saat diluncurkan pada Agustus 2019.

Kurang dari tiga pekan setelah rilis, Amazon mulai mendaftarkan ponsel Android kelas atas dengan diskon 200 dolar AS.

Sementara Apple telah memperingatkan bahwa mereka akan menghadapi kekurangan pasokan di seluruh jajaran iPhone, dan mulai bulan Februari 2020 menerapkan kebijakan yang akan membatasi pelanggan untuk membeli dua ponsel model yang sama.

Apple juga dikabarkan telah membatalkan acara bulan Maret 2020, di mana Apple berencana untuk mengumumkan jajaran iPhone generasi berikutnya, termasuk iPhone SE 2 yang lebih terjangkau dan iPhone 5G pertama.[]

Berita terkait



Sumber : Tagar.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...