loading...

Rabu, 25 Maret 2020

Mantan Dokter Kepresidenan Positif Corona, Dirawat di Rumah Sakit Ini | Makassar Info Berita Terbaru


Terkini.id, Makassar – Prof Idrus A Paturusi dinyatakan positif terpapar Virus Corona. Mantan Dokter Kepresidenan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini sudah diisolasi.

"Di Ruang Isolasi Rumah Sakit Unhas," kata Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu, Rabu 25 Maret 2020.

Prof Dwia mengatakan, informasi ini sangat mengejutkan sivitas akademika Unhas. Berbagai ucapan dan doa pun mengalir untuk kesembuhan Prof Idrus.

Semangat yang ditunjukkan Prof Idrus sangat luar biasa. Prof Idrus mantan Rektor Unhas, dikenal aktif dalam merespons setiap peristiwa kemanusiaan. Termasuk membantu menangani pandemi Covid-19.

"Beliau merupakan motor penggerak Tim Satgas Covid-19 Unhas, yang intensif melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar RSPTN Unhas bisa turut serta dalam pemeriksaan virus," kata Dwia.

Editor Pick

Selain itu, Prof Idrus juga aktif menggalang dan mengajak berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam gerakan mengatasi pandemi Covid-19, termasuk dengan Kodam XIV Hasanuddin, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, tokoh-tokoh masyarakat, dan pihak swasta.

"Kemarin beliau masih kontak saya, menyampaikan bahwa beliau saja mengecek kesiapan Lab BSL-3 Rumah Sakit Unhas yang dipersiapkan untuk mendeteksi virus. Beliau menyampaikan apa-apa saja yang masih kurang di lab tersebut," kata Dwia.

Semangat yang ditunjukkan Prof Idrus dalam masalah kemanusiaan bukan kali ini saja. Ketika bencana tsunami menerjang Aceh pada tahun 2004, Prof Idrus termasuk relawan pertama yang datang ke lokasi yang porak-poranda. Begitu juga setiap peristiwa kemanusiaan di banyak daerah di Indonesia, Prof Idrus selalu hadir.

Menurut Dwia, sikap Prof Idrus yang secara terbuka mengumumkan dirinya positif virus Covid-19 dilandasi kesadaran bagaimana seharusnya wabah ini diatasi.

"Itu karena sensitifitas beliau yang tanggap bencana. Kita sangat hargai sekali. Prof Idrus ingin agar orang-orang yang pernah berinteraksi dengan dirinya dalam beberapa hari terakhir ini segera mawas diri, melakukan isolasi mandiri, atau memeriksakan diri jika mengalami gejala klinis," kata Dwia.

Peristiwa ini merupakan peringatan bagi siapa saja, bahwa semua berpotensi untuk terpapar virus Covid-19. Keterbukaan seperti yang ditunjukkan Prof Idrus adalah langkah pencegahan aktif. Ini akan memicu kesadaran bersama untuk selalu berhati-hati.

"Mari kita bersama-sama mendoakan kesehatan dan kesembuhan beliau. Semoga apa yang telah beliau lakukan selama ini, dedikasi, dan pengabdiannya, akan menjadi amalan untuk kesembuhan beliau. Amin," tutup Dwia.



Sumber : Terkini.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...