loading...

Kamis, 26 Maret 2020

Makassar Status Darurat, Jika Semakin Rawan Iqbal Akan Lockdown | Makassar Info Berita Terbaru


Aksaraintimes.id — Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb tuturkan bahwa Kota Makassar masuk kategori status darurat virus corona.

Status resmi tersebut didasarkan karena makin banyak pasien positif corona di Makassar. Secara data resmi Pemkot Makassar, tercatat bertambah menjadi 11 orang positif corona.

"Makassar semenjak ada yang meninggal (positif) sudah menjadi status darurat. Apalagi saat ini kasus terus bertambah," ungkap Pj Wali Kota Makassar, M Iqbal Suhaeb pada saat Video Conference, Kamis (26/3/2020).

Iqbal juga mengungkapkan soal jumlah warganya yang positif corona hingga saat ini berjumlah 11 orang, tercatat sebagai jumlah yang paling banyak di Sulsel.

Berkenan dengan status darurat, menurutnya jika potensi semakin rawan maka tidak menutup kemungkinan akan dilakukan lockdown.

"Kalau sudah dianggap sangat rawan, mungkin kita lockdown, tetapi kebijakan lockdown harus dikonsultasikan ke Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, apakah secara parsial atau keseluruhan," ungkap Iqbal.

Sementara itu, data saat ini, pasien positif corona untuk Makassar tercatat 11 orang. Satu orang diantaranya meningggal dunia, 10 orang masih dirawat secara intesif.

Namun, untuk Orang Dalam Pemantauan (OPD) berjumlah sekitar 40 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 59 orang, 49 dalam perawatan, 7 orang diantaranya dibolehkan pulang dan 4 meninggal dunia.

"Ada sebagian besar PDP sudah boleh pulang dan diminta isolasi mandiri. Pasien yang masih terindikasi terpapar virus, terutama pernah kontak dan memiliki riwat penyakit komplikasi masih dirawat intensif," ujarnya.

Selain itu, bagi masyarakat yang masih ODP, disarankan lebih baik melakukan isolasi diri di rumah masing-masing, kecuali ada gejala dan mendesak memerlukan perawatan intensif maka lebih lanjut untuk menghubungi 112, atau dilarikan ke fasilitas kesehatan maupun rumah sakit rujukan sesuai protokol standar.

Apabila langkah lockdown diambil, maka strategi untuk antisipasi pangan akan dilakukan, namun menurut Pj Walikota Makassar stok pangan masih cukup selama masa darurat.

"Kita masih melihat situasi yang terus berkembang. Untuk stok pangan, kami rasa masih cukup untuk ketersediaan selama masa tanggap darurat ini," lanjutnya

Iqbal juga mengimbau masyarakatnya untuk tidak melakukan mudik dalam rangka Lebaran nanti, hal tersebut dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus.

"Mengenai mudik, kami akan melakukan imbauan, belum keluar surat resminya supaya tidak usah mudik. Tunda dulu mudik, apalagi kita tahu kalau mudik itu yang ditemui orang tua di kampung, kalau orang tua sudah agak tua tentu rentan virus" katanya.

Penulis: Jordan Syukur



Sumber : Aksaratimes.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...