loading...

Rabu, 25 Maret 2020

Jurus Impor Daging dan Gula untuk Lawan Corona | Makassar Info Berita Terbaru


Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengatakan pihaknya optimistis dalam memenuhi kebutuhan daging dan gula bagi masyarakat di tengah wabah virus corona (covid-19) di Indonesia. Hal tersebut didorong dari kebijakan impor daging sapi dan gula yang telah diberlakukan oleh pihak kemendag.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Suhanto menyebut pihaknya telah memutuskan untuk memberlakukan izin impor daging sebesar 170 ton kepada Badan Usaha Milik Negara yakni Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog).

"Untuk pasokan daging, telah diputuskan Pemerintah melalui Rakortas 6 Maret 2020 bahwa dalam rangka stabilisasi harga daging sapi, pemerintah menugaskan BUMN dan Bulog untuk mengimpor daging sebanyak 170 ton," kata Suhanto saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (25/3).


Ia menyebut saat ini Bulog dan BUMN lainnya tengah dalam proses memasukkan daging sapi tersebut ke dalam negeri. Ia menyebut langkah tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Ramadan.
"Harapan kami, sebelum Ramadan, daging ini sudah masuk di pasaran dan tentunya ini akan menstabilkan harga di pasaran," jelasnya.

Tak hanya daging, Kemendag juga telah merencanakan impor gula kristal putih untuk menurunkan harga dan memenuhi kebutuhan pasar yang cukup tinggi.

Berdasarkan pantauan Bulog, saat ini harga rata-rata gula nasional masih relatif tinggi, yakni mencapai sekitar Rp17 ribu per kilogram (kg). Sementara, harga eceran terendah yang ditentukan Kemendag hanya sebesar Rp12.500 per kg.

Dengan demikian, Suhanto menyebut pihaknya telah memutuskan memberlakukan impor gula mentah sebesar 550 ribu ton yang rencananya akan digiling oleh industri gula menjadi gula kristal putih.

[Gambas:Video CNN]

Mengalihkan Industri ke Jakarta

Tak hanya mengandalkan impor, pihaknya juga berencana untuk mengalihkan gula dari industri gula di Lampung ke Jakarta berdasarkan hasil rapat bersama antara Kemendag dan satgas Pangan serta Pemda yang dipimpin Gubernur Lampung.

"Disepakati, gula sebesar 33 ribu ton dalam memenuhi industri gula untuk dikirim ke Jakarta dan langsung dapat dipasarkan di ritel modern dan langsung ke masyarakat di Jakarta.Saat ini progressnya sudah masuk 12 ribu ton," jelasnya.


Dengan upaya-upaya tersebut, Kemendag optimis dapat memenuhi kebutuhan gula di Jakarta dan sekitarnya yang memiliki kenaikan harga gula tertinggi. Lebih lanjut, Suhanto meminta masyarakat untuk dapat membantu mengendaikan harga dengan tidak melakuakn pembelian komoditas secara berlebihan.

"Harapan kami dengan adanya gula ini paling tidak harga gula di wilayah Jakarta dan sekitarnya segera akan turun. Sebagaimana diketahui konsumsi di Jakarta satu hari sekitar 5 ribu ton," pungkasnya. (asa)



Sumber : CNNindonesia.com

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...