loading...

Jumat, 27 Maret 2020

Baznas DKI Siapkan Bilik Disinfektan: Nawaitunya 100 Unit | Makassar Info Berita Terbaru


Jakarta, CNN Indonesia -- Baznas DKI Jakarta berencana menyiapkan bilik disinfektan untuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ketua Baznas DKI Jakarta, Luthfi Fathullah mengungkapkan pihaknya sedang terus mengerjakan instalasi Ruang Basmi Kuman tersebut.

"Kami tidak berani menyebutkan berapa yang kami mampu, akan tetapi nawaitunya 100, bahkan ada satu perusahaan udah nyumbang 10 alat, kami tinggal bikin tunnel-nya saja," kata Luthfi di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (27/3).

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas DKI Jakarta, Saat Suharto menjelaskan bilik tersebut dilengkapi dengan sistem pengembunan. Alat yang dipakai, kata dia, tergolong aman jika terhirup oleh manusia.


"(bukan) Memakai sprayer, kita menggunakan sistem Humidifiers, kita harapkan butirannya lebih lembut dan lebih kena di badan," jelas dia.
Secara fisik, bilik sumbangan Bazis DKI berbeda bentuk dengan bilik pada umumnya yang berbentuk bulat kini berbentuk tunnel. Diharapkan bentuk yang baru bisa lebih optimal dalam mengeluarkan bahan aktif disinfektan.

"Untuk bahan aktif yang kita embunkan adalah Benzalkonium chloride, di pasaran merknya bermacam-macam, dan yang kita gunakan alhamdulillah izin dari Kemenkes, sertifikat halal, dan foodgrade, jadi kalau pun terhirup insya Allah aman," tegas dia.

Sementara itu, untuk permulaan Baznas sudah menyalurkan empat bilik di sejumlah tempat di Jakarta. Plt Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Sabdo Kurnianto menyatakan lokasi bilik itu ditempatkan di fasilitas umum.

"Diletakkan di kantor Balaikota Jakarta, Halte Transjakarta Harmoni, Rumah Sakit Duren Sawit, dan Kantor Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta," ujar Sabdo.


[Gambas:Video CNN]

Ia berharap semua pihak dapat berkolaborasi untuk menangani Covid-19. Ia juga mengapresiasi pihak-pihak yang terus memberikan bantuan kepada DKI untuk penanganan Corona.

"Kami sangat mengharapkan kebersamaan dalam rangka memberikan amal bakti kita kepada, secara khusus DKI Jakarta dan umumnya Indonesia," tutup dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar semua pihak bekerja sama untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah untuk menekan angka penyebaran Corona. Anies pun mengambil kebijakan mulai dari pembatasan jam operasional transportasi, penutupan tempat hiburan hingga meminta para pengusaha untuk mengurangi operasional perusahaan.

Kemudian, Anies juga memperpanjang libur siswa dan sekolah. Data pagi ini dilansir dari corona.jakarta.go.id sudah ada 515 kasus positif Corona di Ibu Kota. Dari angka itu, 324 pasien dirawat, 29 orang dinyatakan sembuh, 49 orang meninggal dan 113 orang menjalani isolasi mandiri. (ctr/ain)



Sumber : CNNindonesia.com

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...