loading...

Rabu, 12 Februari 2020

Sering Melanggar, Satpol Akan Segel Publiq | LiputanMakassar.com | Makassar Info Berita Terbaru


Sering Melanggar, Satpol Akan Segel Publiq

Sejumlah Organisasi Masyarakat menyerukan agar Pemerintah Kota Makassar segera menutup aktivitas Cafe Publiq Dine & Wine yang terletak di Jalan Arif Rate Makassar.

Plt Ketua DPC Garda Nusantara Kota Makassar Afnacarso Faisal Suhaeb mengatakan THM yang berkedok kafe tersebut sudah berlarut larut melakukan pelanggaran.

Sehingga, kata Issal sapaan akrabnya Cafe Publiq harus diberi sanksi berupa penutupan tempat usaha. Apalagi selain mengelabui pemerintah Publiq juga sudah meresahkan masyarakat.

"Publiq semakin bandel tutup saja kalau sudah tidak patuh. THM ini sudah sangat keterlaluan dan sangat meresahkan masyarkat. Seolah olah memperlihatkan kalau Publiq kebal aturan," kata Issal, Rabu (12/2).

Selain Publik, Pemerintah Kota Makassar juga dikatakan Issal tidak tegas dan terkesan bertele tele dalam menerapkan aturan, padahal kafe tersebut didepan mata sudah melanggar regulasi.

"Pemerintah tidak boleh tutup mata terkait persoalan ini, lihat dong tempat usahanya itu dekat dengan sekolah, dekat rumah sakit dan dekat dengan tempat ibadah. Kemana pemerintah, kemanan Perda dan Perwali," tanya Issal.

Olehnya, Issal memastikan bahwa Garda Nusantara akan turun langsung bersama masyarakat untuk menegakkan aturan, apabila pemerintah terus terusan menutup mata dengan persoalan ini.

"Jangan sampai kami yang akan turun, kami ini selalu mendukung program pemerintah tapi terkait hal ini kita tidak bisa biarkan akan merusak anak-anak kita dan tidak tertutup anak-anak pejabat pemerintah juga rusak," tegasnya.

Kepala Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Iman Hud mengaku siap melakukan penyegelan terhadap usaha Cafe Publik. Apalagi kejadian ini terus berulang."Kita siap tutup dan segel usahanya, kalau sudah ada rekomendasi dari Dinas Perdagangan, Dinas Pariwisata, dan PTSP," terangnya.

Kepala Dinas PM-PTSP Kota Makassar Bukti Djufri mengaskan bahwa Cafe Publik Dine & Wine tidak memiliki izin melakukan penjualan minuman beralkohol.

"Publik tidak berhak memiliki ijin minol, karena posisi publiq berdekatan dengan rumah ibadah dan sekolah. Sehingga PTSP tidak akan pernah mengeluarkan ijin itu," ucapnya

Lanjut Bukti, Dinas Perdagangan harus segera mengeksekusi dengan memberikan teguran sebanyak tiga kali. Kemudian Satpol sebagai penegak perda melakukan penutupan."Desakan dan keluhan masyarakat juga. Ini ranah Disdag yang harus segera mengeksekusi," tutupnya.(nra/rah)



Sumber : Radar Makassar

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...