LightBlog
loading...

Kamis, 13 Februari 2020

Izin Tak Diperpanjang, Bos Publiq Duga Disentimen PTSP | LiputanMakassar.com


Izin Tak Diperpanjang, Bos Publiq Duga Disentimen PTSP

Pemerintah Kota Makassar akhir akhir ini gencar melakukan penertiban sejumlah Tempat Hiburan yang diduga tidak memiliki izin penjualan minuman beralkohol.

Alhasil, beberapa THM di makassar didapati tengah menggunakan izin usaha tidak sesuai dengan peruntukannya. Salah satunya Cafe Publiq Dine & Wine

Sebagaimana diketahui, Cafe Publiq hanya memiliki ijin usaha resto, sementara kenyataan dilapangan THM berkedok cafe tersebut menjual minuman keras tanpa izin pemerintah

Owner Cafe Publiq Dine & Wine Erik bersikukuh bahwa usaha miliknya memiliki izin menjual minuman beralkohol. Hanya saja belum ada kepastian mengenai perpanjangan izinnya.

"Izinnya ada, cuma belum diperpanjang, kita sudah ajukan perpanjangan izin tetapi belum ada kepastian. Sebelumnya kan kita ada izinnya," kata Erik, saat ditemui di tempat usahanya, kemarin.

Erik mempertanyakan, kenapa hingga saat ini izin minol yang telah diajukan kepemerintah dalam hal ini PTSP belum juga diterbitkan, sementara tempat usaha lainnya dengan mudah mendapatkannya.

Olehnya, ia menduga ada sentimen tersendiri terhadap usahanya (Publiq). "Jika alasan pemerintah karena dekat dengan sekolah dan tempat ibadah, kenapa THM lain dengan mudah dapat izin, sementara dekat juga dengan tempat ibadah dan sekolah. Jadi apa alasan PTSP tidak mengeluarkan ijin untuk Publiq," terang Erik.

Erik menjelaskan bahwa sudah beberapa tahun Publiq menjalani usaha dengan izin. Artinya pemerintah diawal pendirian cafe publiq sudah mengakui keberadaannya

"Ini sama saja matikan usaha kita, awalnya izin kita di acc kan dan setelah kita bangun beberapa tahun lalu tidak dikasi ijin lagi, mau dimatikan usaha kami," pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Andi Bukti Djufri membantah bahwa hanya publiq yang tidak diperpanjang ijin usahanya

"Bukan cuma publik tetapi semua THM atau semacamnya yang tidak sesuai dengan aturan tidak kami perpanjang izinnya lagi," ungkap Bukti Djufri.

Menurut Bukti, pemberian izin bagi Cafe Publiq Dine & Wine yang terletak di Jalan Arif Rate Kota Makassar, beberapa tahun lalu karena dianggap sudah sesuai dengan prosedur

"Kita tidak perpanjang lagi karena ada gerakan tambahannya. Izin yang awalnya kita berikan disalah gunakan, dan tidak sesuai dengan peruntukannya. Seperti itu dia tambah musik musik DJ, padahal itu tidak boleh," tutupnya.

Bukti menambahkan, bahwa apabila pihak publiq mengira ada usaha yang sama mendapatkan perpanjangan izin usaha silahkan dicek dan dilaporkan.(nra/rah)



Sumber : Radar Makassar

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox
loading...