loading...

Selasa, 07 Januari 2020

Vidionya Viral Lecehkan Sholat, 3 Pemuda di Pangkep ini Di Tangkap Polisi | LiputanMakassar.com | Makassar Info Berita Terbaru


Advertisement

SULSELBERITA.COM. Pangkep - Dalam dua hari terakhir ini, pengguna media sosial di Sulawesi Selatan dibuat heboh dan geram oleh kelakuan 3 orang remaja, yang terakhir diketahui adalah warga Kabupaten Pangkajekne Kepulauan (Pangkep).

Bagaimana tidak, dalam sebuah vidio berdurasi 5 menit yang telah beredar luas dimedia sosial tersebut, nampak 3 orang remaja tengah melakukan gerakan sholat berjamaah, tetapi ketiganya menambahkan gerakan gerakan yang diluar dari kelaziman, yang cenderung melecehkan dan menista gerakan sholat.

Vidio yang sudah dibagikan ribuan kali dan ditonton ratusan ribu kali tersebut, sontak saja membuat nitizen terutama yang beragama islam marah dan geram..

"Polisi harus segera menangkap ke tiga  manusia ini". Comentar salah seorang nitizen.

Terkait beredarnya vidio tersebut, Ketua DPW FPI Kabupaten Pangkep, Aco M Paranrangi mengaku, telah melaporkan tiga orang remaja yang diketahui beralamat di Pulau Karanrang ke pihak  Polres Pangkep.

Mendapat laporan dan pengaduan terkait vidio tersebut, pihak kepolisian Pangkep bertindak dan bergerak cepat untuk mengamankan ke 3 pemuda yang ada dalam vidio di pulau Karanrang.Desa Mattiro Bulu, Kecamatan Liukang Tupabiring Kab.Pangkep.

Kepada awak media, Kasat Reskrim Polres Pangkep, AKP Anita Taherong, membenarkan telah mengamankan ketiga remaja itu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan penistaan agama.

"Sementara kami periksa dan melakukan pendalaman, untuk saat ini, ke tiganya  akan kami sangkakan dengan  pasal penistaan agama," ujarnya.

Sementara itu, Rusli salah seorang Nitizen saat diminta tanggapannya terkait penangkapan ke tiga remaja yang viral di dalam vidio tersebut, mengaku bersyukur dan senang.

"Syukurkah kalau mereka sudah ditangkap polisi, pelaku penghinaan dan penistaan agama tidak boleh dilakukan pembiaran, jangan diselesaikan dengan materai enam ribu, ke tiganya harus di proses dan dihukum sesuai perundangan yang berlaku di negeri ini, agar menjai pelajaran bagi yang lainnya". Ujarnya.



Sumber : SULSEL BERITA

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...