Buron Berbulan Bulan, Otak Pelaku Perampokan Toko Handphone di Takalar Akhirnya di Bekuk Polisi | LiputanMakassar.com


SULSELBERITA.COM. Takalar - Sebagaimana pernah diberitakan media ini beberapa bulan yang lalu, terkait aksi perampokan sebuah toko handphone di Kalampa Kelurahan Kalabbirang Kec.Pattallassang Kab.Takalar, yang mana dalam perampokan tersebut melibatkan beberapa orang pelaku.

Tak butuh waktu lama, Polisi akhirnya menangkap 3 orang pelaku, sementara Tri Winarso alias Tri (28) seorang pelaku lainnya yang diduga menjadi otak perampokan tersebut melarikan diri dan akhirnya menjadi buronan pihak Polres Takalar.

Namun setelah berbulan bulan menjadi buronon kepolisian, akhirnya Tri di bekuk tim Reskrim Polres Takalar, di Palu Sulawesi Tengah, Sabtu (5/10/2019) yang lalu.

Sat Reskrim Polres Takalar berkoordinasi dengan Resmob Polda Sulteng.Tri panggilan akrab dari si pelaku, dibekuk polisi di Jalan Diponegoro Kelurahan Lere', Kecamatan Palu Barat, Kota Palu setelah.

"Pelaku diamanakan dalam operasi Lipu 2019 pada hari  Sabtu (5/10/2019) kemarin di Palu Sulteng, Pelaku disuga adalah dalang utama yang DPO sejak Februari lalu," kata Kapolres Takalar AKBP Gany Alamsyah.

Perlu diketahui penangkapan pelaku ini berkat koordinasi antara pihak Reskrim Polres Takalar dengan Resmob Polda Sulteng.

Dari hasil interogasi terhadap pelaku, yang bersangkutan mengakui telah beberapa kali melakukan aksi pencurian di wilayah hukum Polres Takalar, pembobolan Ruko dan beberapa rumah.

"Modus yang dilakukan pelaku dalam melakukan aksinya, yakni saat rumah korbannya dalam keadaan kosong" Ujar Kapolres Takalar kembali.

Sementara itu, Dg Rani yang merupakan korban dari perampokan yang dilakukan pelaku beesama kawanannya tersebut, membenarkan jika memang pelaku atas nama Tri sudah ditangkap beberapa hari yang lalu.

"Iya pelakunya sudah ditangkap, tapi barang bukti puluhan HP milik saya tidak ada sama pelaku, saya masih menanggung kerugian ratusan juta rupiah". Ujar korban.

Saat ini pelaku masih tengah menjalankan pemeriksaan lebih lanjut, atas kejahatannya pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana 7 sampai 9 tahun kurungan penjara.



Sumber : SULSEL BERITA

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar