Pemberdayaan Kader Dusun dalam Upaya Pencegahan Komponen Sindroma Metabolik | LiputanMakassar.com


SULSELBERITA.COM. Takalar-Sebagai bentuk komitmen Universitas Hasanuddin terhadap implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian masyarakat, maka kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) secara konsisten terus dilaksanakan setiap tahunnya.

Ada beberapa jenis KKN yang dilakukan dengan berbagai program kerja yang menjadi fokus penyelesaian masalah di lingkungan masyarakat. Salah satunya adalah KKN Tematik PPM Dikti Universitas Hasanuddin Gelombang 102 Tahun 2019.

Pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat ini berlangsung sejak tanggal 19 Juni-18 Juli 2019 bertempat di Desa Pa'lalakkang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar.
Kegiatan yang dilakukan bertajuk "Pemberdayaan Kader Dusun dalam Upaya Pencegahan Komponen Sindroma Metabolik".

Secara singkat, sindrom metabolik dapat dijelaskan sebagai kumpulan faktor risiko berbagai penyakit metabolik seperti Penyakit Jantung Koroner (PJK), stroke, dan diabetes melitus tipe 2. Kondisi ini dapat ditandai dengan munculnya obesitas sentral, dislipidemia (trigliserida tinggi, kolesterol HDL rendah), hipertensi, dan hiperglikemia. Sindrom metabolik yang terdeteksi sejak dini dapat mencegah terjadinya penyakit metabolik dan komplikasi.

Kegiatan yang dilakukan yakni dengan memberdayakan masyarakat setempat untuk dijadikan sebagai kader dusun yang secara sadar dan sukarela ingin terlibat dalam upaya identifikasi dan pencegahan sindroma metabolik di Desa Pa'lalakkang.

Program ini terdiri atas beberapa rangkaian kegiatan utama, dimulai dari Seminar Program Kerja, perekrutan/pendaftaran calon kader, pembekalan secara teori, pelatihan pengukuran antropometri dan tekanan darah, serta pendampingan kader dalam kegiatan skrining sindroma metabolik pada masyarakat, dan ditutup dengan Seminar Akhir.
Dari serangkaian kegiatan tersebut, diperoleh sebanyak 34 orang kader dusun yang telah berhasil mendapatkan pembekalan dan pelatihan terkait deteksi dini Sindroma Metabolik.

Adapun total warga yang berhasil diukur dan didata melalui proses skrining sejumlah 271 warga yang berdomisili di 6 dusun, yaitu Dusun Pa'lalakkang, Dusun Maccini Ayo, Dusun Massamaturu, Dusun Minasanta, Dusun Kampung Beru, dan Dusun Lambutoa.

Untuk jenis sindroma metabolik yang berhasil dideteksi sebagian besar ditandai dengan obesitas, tekanan darah yang tinggi serta riwayat penyakit keluarga, sehingga ditemukan 2 PTM yang dominan dialami masyarakat Desa Pa'lalakkang, yaitu penyakit hipertensi dan diabetes.

Adapun tingginya riwayat penyakit hipertensi kemungkinan besar dipengaruhi oleh konsumsi makanan bergaram tinggi, mengingat daerah ini merupakan wilayah pesisir yang sebagian besar disuplai oleh pangan hasil laut.

Berlangsungnya kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan dan bantuan pihak Kemeristek Dikti dan LP2M Unhas yang secara aktif telah mensponsori jalannya kegiatan. Bimbingan dari 4 supervisor KKN PPM Dikti yaitu Dr. Aminuddin Syam SKM,M.Kes, M.Med, Ed., Dr. Irma Andriani S.Pi, M.Si, Dr. hj. Nurhaedar Jafar, Dra, Apt. M.Kes, dan dr. Devintha Virani S.Ked, Sp.GK, M.Kes. Juga atas kerja sama dan kontribusi yang nyata dari Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar, terkhusus perangkat desa Pa'lalakkang, Bapak Mursalim SE.,MM selaku Kepala Desa Pa'lalakkang dan jajarannya yang telah secara sukarela menerima dan membantu mahasiswa KKN Tematik PPM Dikti Unhas dalam menyukseskan pelaksanaan programnya.

Tak lupa pula kepada masyarakat Desa Pa'lalakkang, khususnya kepada Ibu Hj. Kasmawati Dg. Iji (Hj. Iji) dan Ibu Rahmatia Dg. Kanang (Tante Kanang) yang dengan sepenuh hati mau menerima, memberikan bantuan materi dan dukungan moral kepada mahasiswa KKN Tematik PPM Dikti Unhas layaknya keluarga sendiri.

Melalui program ini, diharapkan masyarakat yang telah menjadi kader dusun dapat membantu petugas kesehatan dalam mengindentifikasi kejadian sindroma metabolik pada masyarakat secara aktif, mandiri dan berkesinambungan.

Semoga segala upaya yang dilakukan selama program ini berlangsung dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.**



Sumber : SULSEL BERITA

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar