Kapolres Gowa jadi Narasumber di Kegiatan Konsultasi Penyuluh Agama Kristen Se-Indinesia Timur dan Tengah | LiputanMakassar.com


SULSELBERITA.COM. Makassar-Disela-sela kepadatan aktivitasnya, pada Selasa (10/09) pukul 19.00 wita, Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga, SIK., MSi meluangkan waktunya untuk memenuhi undangan sebagai narasumber di kegiatan Konsultasi Penyuluh Agama Kristen di Hotel Novotel Makassar.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI ini, dihadiri langsung Kepala Seksi Penyuluh Agama Kristen Kementrian RI Bpk. Rence beserta sejumlah pihak panitia penyelenggara, dan diikuti sekitar 100 orang perwakilan penyuluh agama kristen dari Indonesia Bagian Timur dan Tengah.

Adapun dalam kesempatan ini, Kapolres menyampaikan materi seputar "Strategi Bela Negara Di Era Digital", yang dipandu oleh moderator Bapak Hendra, selaku salah satu pihak dari Panitia Penyuluh Agama Kristen Kementrian RI.

Mengawali materinya, Kapolres menyampaikan ungkapan terimakasih kepada pihak Kementerian RI, terkhusus Dirjen Binmas Kristen Kementerian RI atas kesempatan yang diberikan untuk mengisi materi dalam kegiatan Konsultasi Penyuluh Agama Kristen.

Lebih lanjut, Kapolres pun memaparkan sejumlah hal kepada para peserta kegiatan, mulai dari konsep bela negara, jenis-jenis permasalahan di era digital yang disertai dengan fakta-faktanya.

"Saat ini ada beberapa ancaman yang dihadapi dalam porsi bela negara, salah satunya adalah Hoax. Untuk itu, para penyuluh sangat berperan penting dalam hal bela negara, yakni dengan aktif memberitahukan ke masyarakat mana fakta / informasi yang benar dan tidak benar," ujar Akbp Shinto Silitonga.

Selain itu, Kapolres juga menjelaskan beberapa hal yang termasuk dalam industri hoax beserta dampak negatifnya, hingga solusi mapun aspek hukum yang akan dikenakan terhadap para pelaku yang terlibat.

Kegiatan ini pun diwarnai dengan sesi tanya jawab yang diikuti oleh peserta dengan penuh antusias, dimana salah satu pertanyaan yang diajukan yakni tentang tips-tips untuk menjadi penyuluh yang baik.

"Jadi, ada tips untuk menjadi penyuluh yang baik, diantaranya mampu mengaudit permasalahan apa yang akan dijadikan materi, mampu menguasai materi, serta mampu menyampaikan materi secara atraktif," jelas Akbp Shinto Silitonga.

Kapolres pun berharap materi yang diberikannya dapat bermanfaat sekaligus menambah wawasan para penyuluh. "Apa yang kami sampaikan ini sifatnya praktis kepada para penyuluh, yang memang berperan strategis sebagai jembatan pengetahuan bagi masyarakat," tutup Akbp Shinto Silitonga.



Sumber : SULSEL BERITA

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar