Oknum Kepsek di Jeneponto Diduga Raba-raba Kemaluan Siswanya | LiputanMakassar.com


RAKYATKU.COM, JENEPONTO -- Puluhan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 9 Kabupaten Jeneponto, mengeluhkan perilaku kepala sekolahnya.

Para siswa menyebut Kepala Sekolah SMKN 9 Jeneponto, MS, berperilaku tak senonoh. Kepsek tersebut disebut sering meraba kemaluan siswanya, hingga mempertunjukan film dewasa.

Korban rata-rata siswa laki-laki. Aksi tidak terpuji itu dilakukan jam istrahat dan saat memanggil siswa laki-laki di ruangannya. 

"Sering juga gambar-gambar yang tak pantas dilihat melalui WatshApp," kata beberapa siswa saat menceritakan kejadian yang dialaminya kepada Rakyatku.com, Rabu (12/6/2019).

Perilaku tersebut, dibenarkan salah satu mantan wali kelas, Hastomo Makka yang mengaku telah dipecat di sekolah itu. Saat masih menjadi wali kelas, kata dia, Ia juga sering menerima aduan tersebut dari para siswa.

Bahkan, dengan bukti tanda tangan 40 siswa yang mengaku menjadi korban, lanjut Hastomo, kejadian itu sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel.

Loading...

"Kami pun menjadi korban pemecatan dua guru honorer usai melapor di provinsi. saya dikeluarkan di sekolah itu, sementara yang SK-ku dari Gubernur," ungkap Hastomo.

Sementara itu, Kepsek SMKN 9 Jeneponto, MS membantah atas tudingan yang dialamatkan terhadapnya.

"Itu tidak benar, saya tidak pernah melakukan hal senonoh terhadap siswaku sendiri. Saya berani disumpah dihadapan Tuhan," ungkapnya.

Ia menjelaskan, memang pernah mendengar kabar itu, bahkan ada yang posting di akun palsu, tapi kemudian dihapus. Justru kata dia, pihaknya membekali para siswa dengan pendidikan agama.

"Saya pernah dilaporkan oleh salah seorang guru honerernya. Namun saya hanya bersabar menghadapi fitnah-fitnah itu," pungkasnya.



Sumber : Rakyatku.Com

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar