Clara Sumarwati (53) warga Yogyakarta, menjadi orang pertama Indonesia yang ke puncak Everest di Pegunungan Himalaya. Dia menggapai gunung berselimut salju setinggi 8.850 mdpl tersebut pada tanggal 26 September 1996 silam. "Tahun 1996 (berhasil ke puncak Everest)," kata Clara saat ditemui wartawan di kediamannya, di Kampung Minggiran, Kelurahan Suryodingratan, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta . Kegemaran Clara mendaki gunung bermula saat dia bergabung dengan Resimen Mahasiswa Jayakarta, batalion 11 Universitas Atma Jaya. Setelahnya dia kerap mendaki gunung bersama rekan-rekannya, hingga akhirnya dia berhasil ke puncak Everest. . "Sebelumnya saya ke Aconcagua bawa tim putri. Aconcagua berhasil, saya ke Everest bareng Kopasus. Saya ke Aconcagua tahun 1993," jelas Clara Atas prestasinya itu, Clara memberanikan diri mendatangi markas Kopasus di Cijantung sekitar tahun 1994. Dia ingin mendaki gunung bersama-sama angkatan darat, tanpa disangka permintaannya disambut dengan tangan terbuka. . Setelahnya Clara menjalani serangkaian tes di Persatuan Pendaki Gunung Angkatan, Dia akhirnya dinyatakan lolos. Sejak itu dia mengikuti latihan ala militer bersama-sama anggota PPGAD, seperti lari, panjat tebing, dan latihan bernafas. "Waktu itu saya latihan di Kopasus Cijantung," Pada th 1994, Clara bersama lima rekan dari angkatan darat mencoba mendaki puncak Everest. Dalam pendakian pertema ini mereka mengambil jalur selatan. Namun usaha mereka belum membuahkan hasil . Meski gagal, namun pendakian pertama ini ternyata menjadi jalan bagi Clara untuk ke Everest. Di pendakian pertama ini dia mulai kenal dengan pimpinan sherpa, Kaji Sherpa "Terus saya ajak kerja sama dia (Kaji Sherpa) untuk pendakian tahun 1996," ujarnya. Pendakian tahun 1996 ini berhasil lewat jalur utara. Pendakian ini sebenarnya berdua sama Sersan Basuki. Tapi hanya saya saja yang sampai puncak, ada lima guide yang jadi saksi" . Clara Sumarwati pun diabadikan oleh Everest Summiteers Association. Dalam situs resmi mereka, Clara tercatat melakukan Summit Day pada 26 Se #idpendaki #detiknews Download with nice filename



Clara Sumarwati (53) warga Yogyakarta, menjadi orang pertama Indonesia yang ke puncak Everest di Pegunungan Himalaya. Dia menggapai gunung berselimut salju setinggi 8.850 mdpl tersebut pada tanggal 26 September 1996 silam. "Tahun 1996 (berhasil ke puncak Everest)," kata Clara saat ditemui wartawan di kediamannya, di Kampung Minggiran, Kelurahan Suryodingratan, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta

.

Kegemaran Clara mendaki gunung bermula saat dia bergabung dengan Resimen Mahasiswa Jayakarta, batalion 11 Universitas Atma Jaya. Setelahnya dia kerap mendaki gunung bersama rekan-rekannya, hingga akhirnya dia berhasil ke puncak Everest.

.

"Sebelumnya saya ke Aconcagua bawa tim putri. Aconcagua berhasil, saya ke Everest bareng Kopasus. Saya ke Aconcagua tahun 1993," jelas Clara

Atas prestasinya itu, Clara memberanikan diri mendatangi markas Kopasus di Cijantung sekitar tahun 1994. Dia ingin mendaki gunung bersama-sama angkatan darat, tanpa disangka permintaannya disambut dengan tangan terbuka.

.

Setelahnya Clara menjalani serangkaian tes di Persatuan Pendaki Gunung Angkatan, Dia akhirnya dinyatakan lolos. Sejak itu dia mengikuti latihan ala militer bersama-sama anggota PPGAD, seperti lari, panjat tebing, dan latihan bernafas. "Waktu itu saya latihan di Kopasus Cijantung," Pada th 1994, Clara bersama lima rekan dari angkatan darat mencoba mendaki puncak Everest. Dalam pendakian pertema ini mereka mengambil jalur selatan. Namun usaha mereka belum membuahkan hasil

.

Meski gagal, namun pendakian pertama ini ternyata menjadi jalan bagi Clara untuk ke Everest. Di pendakian pertama ini dia mulai kenal dengan pimpinan sherpa, Kaji Sherpa "Terus saya ajak kerja sama dia (Kaji Sherpa) untuk pendakian tahun 1996," ujarnya.

Pendakian tahun 1996 ini berhasil lewat jalur utara. Pendakian ini sebenarnya berdua sama Sersan Basuki. Tapi hanya saya saja yang sampai puncak, ada lima guide yang jadi saksi"

.

Clara Sumarwati pun diabadikan oleh Everest Summiteers Association.

Dalam situs resmi mereka, Clara tercatat melakukan Summit Day pada 26 Se

#idpendaki #detiknews

Download with nice filename



Sumber : Clara Sumarwati (53) warga Yogyakarta, menjadi orang pertama Indonesia yang ke puncak Everest di Pegunungan Himalaya. Dia menggapai gunung berselimut salju setinggi 8.850 mdpl tersebut pada tanggal 26 September 1996 silam. "Tahun 1996 (berhasil ke puncak Everest)," kata Clara saat ditemui wartawan di kediamannya, di Kampung Minggiran, Kelurahan Suryodingratan, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta . Kegemaran Clara mendaki gunung bermula saat dia bergabung dengan Resimen Mahasiswa Jayakarta, batalion 11 Universitas Atma Jaya. Setelahnya dia kerap mendaki gunung bersama rekan-rekannya, hingga akhirnya dia berhasil ke puncak Everest. . "Sebelumnya saya ke Aconcagua bawa tim putri. Aconcagua berhasil, saya ke Everest bareng Kopasus. Saya ke Aconcagua tahun 1993," jelas Clara Atas prestasinya itu, Clara memberanikan diri mendatangi markas Kopasus di Cijantung sekitar tahun 1994. Dia ingin mendaki gunung bersama-sama angkatan darat, tanpa disangka permintaannya disambut dengan tangan terbuka. . Setelahnya Clara menjalani serangkaian tes di Persatuan Pendaki Gunung Angkatan, Dia akhirnya dinyatakan lolos. Sejak itu dia mengikuti latihan ala militer bersama-sama anggota PPGAD, seperti lari, panjat tebing, dan latihan bernafas. "Waktu itu saya latihan di Kopasus Cijantung," Pada th 1994, Clara bersama lima rekan dari angkatan darat mencoba mendaki puncak Everest. Dalam pendakian pertema ini mereka mengambil jalur selatan. Namun usaha mereka belum membuahkan hasil . Meski gagal, namun pendakian pertama ini ternyata menjadi jalan bagi Clara untuk ke Everest. Di pendakian pertama ini dia mulai kenal dengan pimpinan sherpa, Kaji Sherpa "Terus saya ajak kerja sama dia (Kaji Sherpa) untuk pendakian tahun 1996," ujarnya. Pendakian tahun 1996 ini berhasil lewat jalur utara. Pendakian ini sebenarnya berdua sama Sersan Basuki. Tapi hanya saya saja yang sampai puncak, ada lima guide yang jadi saksi" . Clara Sumarwati pun diabadikan oleh Everest Summiteers Association. Dalam situs resmi mereka, Clara tercatat melakukan Summit Day pada 26 Se #idpendaki #detiknews

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar