Setelah tiga tahun lamanya belajar untuk menyelesaikan sekolah dan bersiap untuk menghadapi episode kehidupan berikutnya, akhirnya momen yang dinanti-nanti telah tiba. . Yup tepat, momen kelulusan memang identik dari kebiasaan mencoret-coret seragam sekolah, dan tradisi ini sepertinya susah untuk ditinggalkan. . Beberapa alasan yang sering dilontarkan mengapa tradisi ini kerap kali dilakukan, yaitu untuk melampiskan rasa bahagia karena telah lulus sekolah. Corat coret baju dianggap sebagai kenang-kenangan yang bisa ditengok beberapa tahun kemudian. . Tak hanya itu, kebiasaan lain yang juga sering kita jumpai saat momen kelulusan sekolah yaitu aksi konvoi menggunakan motor di jalanan. Aksi yang mereka lakukan ini kerap kali malah menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan yang lain. . Namun tampaknya kebiasan atau tradisi seperti ini tak dilakukan pada pelajar SMA Negeri 1 Batusangkar, Sumatera Barat. Mereka lebih mengungkapkan rasa syukur atas kelulusannya dengan cara lain. . Ketika sebagian siswa sekolah merayakan kelulusan dengan aksi mencoret baju dan konvoi dijalanan yang bisa menggangu ketertiban umum, hal yang berbeda dilakukan oleh mereka. . Para siswa di SMAN 1 Batusangkar ini lebih memilih mengadakan aksi berbagi Takjil sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan mereka. Ketika sebagian siswa sekolah yang merayakan kelulusan dengan aktifitas yang mengganggu ketertiban umum, hal yang berbeda dilakukan oleh para siswa angkatan'19 SMAN 1 Batusangkar dalam marayakan kelulusan mereka. . Bertempat di depan Gedung Nasional Maharajo Dirajo, para siswa SMAN 1 Batusangkar ini mengadakan kegiatan berbagi Takjil sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan mereka. . . . Artikel : Keepo.me Download with nice filename



Setelah tiga tahun lamanya belajar untuk menyelesaikan sekolah dan bersiap untuk menghadapi episode kehidupan berikutnya, akhirnya momen yang dinanti-nanti telah tiba.

.

Yup tepat, momen kelulusan memang identik dari kebiasaan mencoret-coret seragam sekolah, dan tradisi ini sepertinya susah untuk ditinggalkan.

.

Beberapa alasan yang sering dilontarkan mengapa tradisi ini kerap kali dilakukan, yaitu untuk melampiskan rasa bahagia karena telah lulus sekolah. Corat coret baju dianggap sebagai kenang-kenangan yang bisa ditengok beberapa tahun kemudian.

.

Tak hanya itu, kebiasaan lain yang juga sering kita jumpai saat momen kelulusan sekolah yaitu aksi konvoi menggunakan motor di jalanan. Aksi yang mereka lakukan ini kerap kali malah menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan yang lain.

.

Namun tampaknya kebiasan atau tradisi seperti ini tak dilakukan pada pelajar SMA Negeri 1 Batusangkar, Sumatera Barat. Mereka lebih mengungkapkan rasa syukur atas kelulusannya dengan cara lain.

.

Ketika sebagian siswa sekolah merayakan kelulusan dengan aksi mencoret baju dan konvoi dijalanan yang bisa menggangu ketertiban umum, hal yang berbeda dilakukan oleh mereka.

.

Para siswa di SMAN 1 Batusangkar ini lebih memilih mengadakan aksi berbagi Takjil sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan mereka.

Ketika sebagian siswa sekolah yang merayakan kelulusan dengan aktifitas yang mengganggu ketertiban umum, hal yang berbeda dilakukan oleh para siswa angkatan'19 SMAN 1 Batusangkar dalam marayakan kelulusan mereka.

.

Bertempat di depan Gedung Nasional Maharajo Dirajo, para siswa SMAN 1 Batusangkar ini mengadakan kegiatan berbagi Takjil sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan mereka.

.

.

.

Artikel : Keepo.me

Download with nice filename



Sumber : instagram makassar_iinfo

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar