Gorontalo – Video viral sejumlah remaja laki-laki yang bercanda saat melaksanakan salat tarwih, akhirnya terungkap. Dari penelusuran reporter Kronologi.id, diketahui video tersebut direkam di mesjid Al-Muhtadi, Kelurahan Hutuo, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Akibatnya, video yang kadung menyebar di media sosial itu menuai banyak kecaman dari warganet. Setelah viral dan menjadi pembicaraan di media sosial, Lurah Hutuo, Hajara Talupe langsung mengumpulkan pihak-pihak terkait, seperti takmirul masjid, tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta orang tua pelaku untuk menyelesaikan kasus video kontroversial itu. ⠀ “Kita kumpul di Toko Farlan, dan saat saya sampai di situ, sudah ada orang tua mereka (para pelaku). Nah di situ kita berembuk mencarikan solusi untuk masalah ini,” kata Hajara, Kamis (9/5/2019). ⠀⠀ Dari hasil pertemuan tersebut, ia menuturkan bahwa telah ada kesepakatan dan solusi dari persoalan yang ditimbulkan video tersebut. Ia juga mengatakan bahwa hasil pertemuan itu dibahas pula dalam rapat tingkat kecamatan. ⠀ “Awalnya kita sepakat mereka ini dibuatkan video permintaan maaf. Namun itu kita batalkan, kita ganti dengan menyuruh mereka membuat surat penyataan bersalah dan tidak mengulangi perbuatannya lagi,” ucap Hajara. ⠀ “Itu (pernyataan maaf) disaksikan jamaah. Karena saat itu kita baru selesai salat dzhur. Dan di surat pernyataan itu ada saksinya, termasuk orang tua mereka,” lanjut Hajara. Terpisah, ketua Takmirul Masjid Al Muhtadin, Kisman Nusi membenarkan kejadian tersebut. Namun menurutnya hal itu sudah diselesaikan melalui musyawarah. ⠀ “Jadi mereka yang ada di video itu diundang tadi. Dan mereka sudah dibina, yang membina itu ada ibunda (Lurah), kemudian juga tokoh masyarakat. Setelah dibina mereka disuruh buat surat pernyataan,” ujar Kisman. Sebelumya, sebuah video sekelompok remaja yang bercanda saat salat tarwih heboh di media sosial. Video tersebut menuai ragam komentar negatif dari warganet. Download with nice filename



Gorontalo – Video viral sejumlah remaja laki-laki yang bercanda saat melaksanakan salat tarwih, akhirnya terungkap. Dari penelusuran reporter Kronologi.id, diketahui video tersebut direkam di mesjid Al-Muhtadi, Kelurahan Hutuo, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Akibatnya, video yang kadung menyebar di media sosial itu menuai banyak kecaman dari warganet.

Setelah viral dan menjadi pembicaraan di media sosial, Lurah Hutuo, Hajara Talupe langsung mengumpulkan pihak-pihak terkait, seperti takmirul masjid, tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta orang tua pelaku untuk menyelesaikan kasus video kontroversial itu.

“Kita kumpul di Toko Farlan, dan saat saya sampai di situ, sudah ada orang tua mereka (para pelaku). Nah di situ kita berembuk mencarikan solusi untuk masalah ini,” kata Hajara, Kamis (9/5/2019).

⠀⠀

Dari hasil pertemuan tersebut, ia menuturkan bahwa telah ada kesepakatan dan solusi dari persoalan yang ditimbulkan video tersebut.

Ia juga mengatakan bahwa hasil pertemuan itu dibahas pula dalam rapat tingkat kecamatan.

“Awalnya kita sepakat mereka ini dibuatkan video permintaan maaf. Namun itu kita batalkan, kita ganti dengan menyuruh mereka membuat surat penyataan bersalah dan tidak mengulangi perbuatannya lagi,” ucap Hajara.

“Itu (pernyataan maaf) disaksikan jamaah. Karena saat itu kita baru selesai salat dzhur. Dan di surat pernyataan itu ada saksinya, termasuk orang tua mereka,” lanjut Hajara.

Terpisah, ketua Takmirul Masjid Al Muhtadin, Kisman Nusi membenarkan kejadian tersebut. Namun menurutnya hal itu sudah diselesaikan melalui musyawarah.

“Jadi mereka yang ada di video itu diundang tadi. Dan mereka sudah dibina, yang membina itu ada ibunda (Lurah), kemudian juga tokoh masyarakat. Setelah dibina mereka disuruh buat surat pernyataan,” ujar Kisman.

Sebelumya, sebuah video sekelompok remaja yang bercanda saat salat tarwih heboh di media sosial. Video tersebut menuai ragam komentar negatif dari warganet.

Download with nice filename



Sumber : instagram : sosmedmakassar

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar