Aksi kejar-kejaran terjadi antara personel Tim Respon Sabhara Polres Pelabuhan Makassar dan seorang pengendara, Sabtu (18/5/2019) dini hari. Kejar-kejaran itu terjadi saat tim respon melakukan patroli anti kejahatan jalanan dan premanisme di Jl Andalas, utara Kota Makassar. Saat melakukan pemantauan, tim respon mendapati pengendara yang berboncengan tiga tidak mengenakan helm. ⠀ Merasa curiga, tim respon pun mencoba menghentikan laju pengendara motor bernomor polisi DD 5357 R, itu. ⠀ Namun, saat hendak dihentikan, pengendara tersebut malah tancap gas melaju ke arah Jl Tentara Pelajar. Seorang personel tim respon pun melakukan pengejaran. Akhirnya, pengendara dapat dihentikan di Jl Tentara Pelajar. Penggeledahan pun dilakukan. Hasilnya, polisi menemukan sebilah anak panah (busur) di saku celana dari salah seorang dari ketiganya. ⠀ "Ketiganya berinisal JB (17) berstatus pelajar, BS (17) dan AD (16). Anggota mendapati anak panah busur di saku celana JB, kata Dantim Respon Sabhara Polres Pelabuhan Makassar, Iptu Asfada. JB, kata Asfada, membawa anak panah itu untuk persiapan ketika terjadi perang kelompok di Jl Kandea. ⠀ "Hasil wawancara sementara, JB membawa anak busur tersebut untuk menjaga diri ketika perang kelompok di Jl Kandea," ujarnya. Kepada polisi JB mengaku mendapatkan anak busur tersebut dari seorang rekannya di Jl Dakwah. Kini ketiganya diamankan di posko Tim Respon Sabhara Polres Pelabuhan, Makassar. Download with nice filename



Aksi kejar-kejaran terjadi antara personel Tim Respon Sabhara Polres Pelabuhan Makassar dan seorang pengendara, Sabtu (18/5/2019) dini hari.

Kejar-kejaran itu terjadi saat tim respon melakukan patroli anti kejahatan jalanan dan premanisme di Jl Andalas, utara Kota Makassar.

Saat melakukan pemantauan, tim respon mendapati pengendara yang berboncengan tiga tidak mengenakan helm.

Merasa curiga, tim respon pun mencoba menghentikan laju pengendara motor bernomor polisi DD 5357 R, itu.

Namun, saat hendak dihentikan, pengendara tersebut malah tancap gas melaju ke arah Jl Tentara Pelajar.

Seorang personel tim respon pun melakukan pengejaran.

Akhirnya, pengendara dapat dihentikan di Jl Tentara Pelajar.

Penggeledahan pun dilakukan. Hasilnya, polisi menemukan sebilah anak panah (busur) di saku celana dari salah seorang dari ketiganya.

"Ketiganya berinisal JB (17) berstatus pelajar, BS (17) dan AD (16). Anggota mendapati anak panah busur di saku celana JB, kata Dantim Respon Sabhara Polres Pelabuhan Makassar, Iptu Asfada.

JB, kata Asfada, membawa anak panah itu untuk persiapan ketika terjadi perang kelompok di Jl Kandea.

"Hasil wawancara sementara, JB membawa anak busur tersebut untuk menjaga diri ketika perang kelompok di Jl Kandea," ujarnya.

Kepada polisi JB mengaku mendapatkan anak busur tersebut dari seorang rekannya di Jl Dakwah.

Kini ketiganya diamankan di posko Tim Respon Sabhara Polres Pelabuhan, Makassar.

Download with nice filename



Sumber : instagram : sosmedmakassar

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox